Breaking

Tuesday, 25 October 2016

Tips Memilih Indukan Ayam Bangkok Betina


Agen Sabung Ayam - Salah satu kunci sukses menjadi breeder ayam bangkok adalah pandai dalam memilih indukan yang ingin dikawinkan. Indukan jantan dan indukan betina harus memenuhi syarat tertentu. Ini agar nantinya anakan ayam bangkok yang dihasilkan mempunyai sifat-sifat yang unggul. 

Ciri-ciri ayam bangkok betina berikut ini sudah banyak digunakan oleh breeder-breder terkenal dalam melakukan seleksi dan memilih babon-babon yang nantinya akan dikawinkan dengan ayam bangkok jantan

Ayam Bangkok Betina yang baik digunakan sebagai babon cetak bisa kita lihat ssecara langsung dari fisiknya dan dari riwayat asal usul keturunannya. Contoh dari fisik misalnya, kita bisa melihat bagaimana bentuk kepala, mata, badan, tulang sapit, kaki, taji, serta bulunya. Sedangkan dari riwayatnya kita bisa memperhatikan asal-usul keturunannya, apakah indukan tersebut termasuk kategori keturunan ayam bangkok juara atau tidak, dan apakah sering terkena wabah penyakit atau tidak, serta apakah kedua ayam tersebut ideal untuk di kawinkan atau tidak dan lain sebagainya. Berikut tips memilih ayam bangkok betina:

1. Perhatikan Bentuk kepala Ayam bangkok betina yang akan digunakan sebagai babon. Sebaiknya indukan betina memiliki bentuk kepala yang bila dilihat dari depan menyerupai bentuk kepala ular. Indukan betina dengan bentuk kepala seperti ini biasanya akan menghasilkan anakan yang mempunyai pergerakan luwes, apalagi jika dikawinkan dengan indukan jantan yang berkepala menyerupai buah pinang. Pergerakan kepala yang luwes dapat memungkinkan ayam bangkok yang dihasilkan dari proses breeding mempunyai kemampuan yang baik dalam menghindari pukulan lawan. Ayam bangkok tersebut nantinya akan sangat sukar dipukul oleh lawannya.

2. Perhatikanlah Mata ayam tersebut. Mata ayam bangkok betina yang menjorok ke dalam biasanya menandakan bahwa ayam tersebut mempunyai sifat keibuan. Ayam betina calon indukan dengan ciri ini nantinya akan merawat anaknya dengan sangat baik hingga tumbuh besar. Tingkat keberhasilan dalam proses pengeraman yang dilakukan oleh indukan betina yang bermata cekung ini umumnya lebih tinggi. Oleh karena itu, apabila Anda ingin tingkat keberhasilan breeding yang tinggi janganlah mengabaikan ciri yang satu ini. Selain itu, usahakan juga untuk memilih ayam bangkok betina yang memiliki mata yang bersih. Kebersihan pada kelopak mata menunjukan bahwa ayam tersebut sehat dan bebas dari penyakit-penyakit yang serius.


 3. Perhatikan Bentuk badan ayam. Bentuk badan ayam bangkok betina yang baik untuk dijadikan indukan adalah bentuk badan yang menyerupai bentuk botol. Hal ini bisa Anda rasakan dengan menyentuh bagian dada dan perut ayam dari bawah sembari mengangkatnya. Jika terasa nyaman dipegang, maka bisa di katakan ayam betina tersebut tergolong baik, sedangkan jika sebaliknya, maka lebih bagus ayam betina tersebut dijadikan ayam potong saja.


 4. Perhatikan kaki ayam. Dalam ilmu katuranggan, bentuk dan wujud kaki sering menjadi pertimbangan utama dalam memilih ayam aduan. Hal yang sama juga berlaku saat kita memilih ayam bangkok betina untuk indukan. Kaki dengan sisik yang kering dan jari yang panjang biasanya dipilih sebagai prasyarat untuk menghasilkan anakan calon juara. Kaki seperti ini biasanya akan menghasilkan anak ayam bangkok dengan pukulan mematikan.


 5. Perhatikan Tulang Sapit. Usahakan pula untuk memperhatikan tulang sapit ketika memilih ayam bangkok betina untuk indukan. Tulang sapit yang ada di bawah pangkal ekor yang lebar (berukuran 3-4 jari) adalah ciri dari ayam bangkok betina yang akan menghasilkan anakan ayam berkelas.


6. Perhatikan Bulunya. Bulu merupakan sebuah parameter kesehatan dalam dunia unggas. Bulu yang bersih dan mengkilat merupakan ciri luar yang menandakan ayam memiliki ketahanan fisik yang baik. Oleh sebab itu, saat memilih ayam bangkok betina sebagai indukan babon cetak, perhatikan bulunya. Jika kelihatan kusam dan kotor, sebaiknya pilih yang lain saja.


 7. Perhatikan Taji indukan. Ini merupakan pertimbangan yang sebenarnya tidak penting-penting amat. Anda bisa menggunakan ayam bangkok betina yang tidak memiliki jalu sebagai indukan. Namun akan lebih baik lagi apabila jalu mereka sudah tumbuh.
8. Poin terakhir inilah yang paling penting. Perhatikan betul-betul silsilah pada ayam betina yang akan dijadikan indukan babon. Jangan sekali-kali menggunakan babon yang tidak jelas asal usulnya. Meski dikawinkan dengan pejantan berkualitas, kemungkinan sangat kecil ia dapat menghasilkan ayam bangkok berkelas. Ayam bangkok betina yang berasal dari silsilah ayam juara juga harus tetap diseleksi. Karena tidak semua jenis keturunannya memiliki genetik yang baik sebagai ayam adu. Demikianlah beberapa ciri ayam bangkok betina yang cocok dan baik digunakan sebagai babon. Dengan ciri-ciri di atas, semoga Anda terbantu dalam mempertimbangkan ayam betina mana yang nantinya akan dijadikan babon dalam usaha breeding dan peternakan ayam bangkok Anda. ♥ Salam Sabung Ayam Lovers ♥