Breaking

Thursday, 25 August 2016

Rektor IAIN Pun Mendukung Sabung Ayam Dilegalkan, di Cina Juga

Memang sangat memprihatinkan jika kita melihat sabung ayam sebagai sarana judi, mengingat bahwa sabung ayam merupakan budaya indonesia telah melekat berabad-abad. Setiap bulan pasti ada berita tentang penggrebekan judi sabung ayam, mirisnya lagi terkadang harus memakan korban jiwa. Melihat hal seperti ini terus menerus terjadi, alangkah baiknya  harus ada seseorang yang punya wewenang atau punya jabatan tinggi yang dapat menangani masalah ini dengan serius dan matang. Seperti halnya yang terjadi di Kota Palopo, berikut berita yang di tulis oleh tempo.co:

Baca juga: Ayam Aduan Terbaik Saat ini Bukan Lagi Bangkok Asli

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palopo, Abdul Pirol, mendukung Wali Kota Palopo Judas Amir yang membolehkan sabung ayam, sepanjang tidak judi. Langkah itu, kata Pirol, adalah upaya Pemerintah Kota Palopo untuk meredam judi.

"Melegalkan sabung ayam itu maknanya luas. Pak Wali berkomentar begitu punya tujuan baik, untuk meredam patologi sosial, seperti judi, miras, dan narkotik," kata Abdul Pirol melalui telepon seluler, Selasa, 23 Juni 2015.

Menurut Abdul, pernyataan Wali Kota Palopo Judas Amir soal sabung ayam dan minuman keras, ballo, jangan disalahartikan. Dalam setiap pertemuan dengan masyarakat, tokoh-tokoh agama dan tokoh pemuda selalu mengingatkan untuk menjauhi judi, minuman keras, dan narkotik. Maka perlu dilakukan berbagai upaya dan terobosan untuk mengurangi patologi sosial ini.

"Tapi kalau masalah sabung ayam itu boleh dalam agama atau tidak, perlu ditanyakan ke ahli agama. Saya hanya melihat sisi positifnya," ucapnya.

Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kota Palopo, Bata Manurun, menilai statemen Judas Amir soal melegalkan sabung ayam dan membolehkan warga mengkonsumsi ballo, sepanjang tidak membuat onar, harus ditinjau ulang. Menurut Bata, Palopo yang dikenal sebagai kota religi akan tercoreng jika sabung ayam dan ballo dibolehkan.

"Ada solusi lain dari sabung ayam dan ballo yang bisa dilakukan pemerintah. Mereka yang senang judi sabung ayam dan minum ballo dilatarbelakangi ekonomi. Nah, harusnya pemerintah menyiapkan lapangan pekerjaan. Itu solusi yang kami tawarkan, bukan melegalkan sabung ayam," kata Bata.

Bata mengatakan, apa pun alasannya, sabung ayam dan mengkonsumsi ballo tidak baik dan tidak ada manfaatnya, sehingga sangat keliru jika pemerintah membolehkannya. Ballo, misalnya, minuman tradisional yang diolah dari pohon aren ini bisa bernilai ekonomi jika diolah menjadi gula merah.

"Kalau yang hobi minum ballo, bisa didekati, kita tawari mereka untuk mengubah ballo pahit menjadi manis, kemudian dibuat gula merah, akan bernilai ekonomis," ujarnya.

Wali Kota Palopo Judas Amir akan melegalkan sabung ayam, asalkan tidak dijadikan sarana judi, dan meminum ballo, asalkan dinikmati sendiri dan tidak membuat onar. (sumber: TEMPO.CO)


Mungkin kita bisa melihat contoh nyata jika sabung ayam tanpa judi dilegalkan, yakni di Thailand. Di Negara Thailand sabung ayam ini malah digunakan sebagai aset wisata yang menarik dan berharga untuk kemajuan negaranya. Melihat jika kemajuan suatu negara dapat dilihat dari salah satunya adalah pariwisatanya, sehingga dapat mendatangkan turis. Dengan kedatangan turis ini pasti bisa menambah pemasukan negara. Dan nyatanya banyak para turis tertarik ingin menyaksikan pertunjukan sabung ayam tersebut yang merupakan salah satu warisan budaya yang semestinya dilestarikan. Tidak hanya di Thailand saja, di Negara China sabung ayam juga mulai di legalkan, berikut beritanya:

Ilustrasi Sabung Ayam di Kota Turpan, China (Reuters)

Turpan - Kota Turpan di China berencana menarik turis untuk datang dengan cara menyajikan atraksi sabung ayam. Atraksi ini sudah menjadi tradisi selama lebih dari 280 tahun di sana.

Wisatawan bisa berkunjung ke suatu tempat atau negara karena keindahan alam maupun wisata buatan manusia, terutama seni budaya dan tradisi. Itu pula yang mendasari pemerintah Kota Turpan di China untuk mempromosikan atraksi sabung ayam untuk memajukan pariwisata di sana.

Dilansir detikTravel dari Reuters, Selasa (19/4/2016), Pemerintah Kota Turpan akan berkerja sama dengan Asosiasi Sabung Ayam setempat untuk lebih mempromosikan sabung ayam agar menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke kora terpencil di sebelah barat laut Provinsi Uigur, China.

"Seperti Spanyol yang terkenal karena adu banteng Matador, kami berharap sabung ayam bisa sama terkenalnya dan jadi ciri khas Kota Turpan," ujar Perhat Kadir, perwakilan resmi pemerintah Kota Turpan saat diwawancarai Kantor Berita Xinhua.

Meski menjadi tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun, Sabung Ayam tetaplah kontroversial untuk dipertunjukkan kepada wisatawan. Belum lagi masalah perjudian yang kerap mewarnai atraksi adu ayam jantan ini.

"Kami akan mengadakan atraksi sabung ayam di siang hari, dan mengangkatnya dari dunia bawah tanah, sehingga perjudian ilegal bisa dihilangkan," lanjut Kadir.

Selain perjudian, kekejaman atraksi sabung ayam juga dipersoalkan. Banyak yang menilai bahwa kegiatan ini menimbulkan korban, terutama dari sisi ayam aduan. Sabung ayam sendiri dilarang di Inggris dan Wales sejak tahun 1835-an.

Meski menjadi kontroversi, Pemerintah Kota Turpan tetap dalam pendiriannya. Mereka sedang menyiapkan regulasi yang mengatur agar kegiatan ini menjadi legal dan menarik bagi industri pariwisata.

Sabung ayam memang semakin lama semakin menjadi pertunjukan yang pantas untuk di pertontonkan secara global dengan catatan tidak ada judi di dalamnya. Walaupun ada beberapa orang menilai bahwa sabung ayam dalam agama islam, mengingat mayoritas Indonesia beragama islam adalah merupakan salah satu bentuk penyiksaan hewan. Namun anggapan ini sepertinya semakin lama semakin luntur dengan adanya pembuktian sabung ayam tanpa judi ini menarik dan menguntungkan seperti halnya yang terjadi di Thailand.

Sabung ayam memang semakin lama semakin menjadi pertunjukan yang pantas untuk di pertontonkan secara global dengan catatan tanpa judi didalamnya. Walaupun ada beberapa orang menilai bahwa sabung ayam adalah merupakan salah satu bentuk penyiksaan hewan. Mengingat warga Indonesia mayoritas beragama islam, menurut perkiraan saya ini salah satu tembok terbesar yang menghalangi untuk mewujudkan sabung ayam legal secara menyeluruh. Namun anggapan negatif ini sepertinya semakin lama semakin luntur dengan adanya pembuktian sabung ayam tanpa tanpa judi ini menarik dan menguntungkan seperti halnya yang terjadi di Thailand. Dan melihat juga akibat dari jika sabung ayam terus menerus di ilegalkan maka para penghobi ayam laga kejar-kejaran  dengan polisi, sungguh kurang kerjaan.

Baca juga: 
Ini Alasan Kenapa Sabung Ayam di Indonesia Tak Bisa Hilang
Ini Lho Yang Merusak Tradisi Sabung Ayam Indonesia


PAPAJI (Paguyuban Penggemar Ayam Jago Indonesia).
papaji.forumotion.com
Di Indonesia salah satu kontes ayam laga nasional yang dilakukan 1x sebulan adalah PAPAJI, karena papaji ini sudah dilegalkan oleh pihak berwenang atau bersangkutan.

Berdiri tanggal 12 Desember 2004 di Jakarta, atas dasar keprihatinan teman-teman penghobi ayam laga terhadap stigma negatif masyarakat yang mengidentikkan seni ayam laga dengan perjudian dan keributan.

Baru pada September 2011, terbentuklah akte pendirian organisasi yang sah, ditandatangani oleh Notaris di Jakarta.

PAPAJI adalah organisasi yang menaungi penghobi 'ayam aduan', bukan penghobi 'ngadu ayam'. Dibentuk untuk menampung hobiis ayam laga yang lebih mengutamakan keindahan seni bertarung ayam sebagai peninggalan budaya nenek moyang bangsa Indonesia yang harus dilestarikan. Stigma negatif yang melekat pada hobi ini adalah akibat adanya praktek perjudian dan tidak jarang terjadi keributan diantara pemain.

Padahal, banyak sisi positif yang bisa kita dapat dengan menggeluti hobi ayam laga ini. Antara lain, penghilang stress, sifat pantang menyerah, semangat juang, ketekunan, ketelitian, pengembangan varietas ayam unggul, pariwisata dan membantu perekonomian hobiis itu sendiri.

Dengan berdirinya PAPAJI diharapkan kita tidak perlu malu atau takut lagi bila berhubungan dengan hobi ayam laga, karena semua agenda PAPAJI berdasar pada silaturahmi kekeluargaan, hubungan baik persahabatan dan kekompakan setiap anggota. Dalam setiap acaranya, PAPAJI melarang keras perjudian, membuat keributan ataupun hal lain yang melanggar hukum.

Tujuan dan Latar Belakang Berdirinya PAPAJI

Visi PAPAJI :
Menghimpun para hobiis/pecinta seni ayam laga di Indonesia dalam sebuah wadah organisasi seni dan budaya warisan nenek moyang bangsa Indonesia serta menghilangkan stigma negatif masyarakat atas hobi ayam laga.

Misi Papaji :
1. Memperkenalkan kembali pada masyarakat bahwa hobi ayam laga adalah sebuah seni budaya bangsa yang harus dilestarikan.
2. Memperkenalkan pada para hobiis ayam laga bahwa hobi ini juga bisa menarik, edukatif, bergengsi tanpa ada praktek perjudian.
3. Memperluas pengetahuan kepada para hobiis ayam laga agar hobi ini bisa menjadi salah satu sumber penghasilan.

Tujuan :
1. Menggiatkan lomba dan atau kontes ayam laga yang sportif tanpa ada unsur perjudian.
2. Menyebarkan pengetahuan kepada hobiis tentang cara beternak yang baik, pengobatan dan perawatannya supaya kualitas ayam laga di Indonesia bisa meningkat.
3. Memudahkan pembiakan ayam-ayam berkualitas dengan jalan memberi penerangan / pemberitaan kepada para anggotanya.
4. Menjalin keakraban antar sesama hobiis ayam laga di Indonesia.
5. Mengadakan dan menjalin kerja sama dengan instansi dan berbagai organisasi dalam arti seluas luasnya.
6. Memberikan ruang bagi para anggota untuk memudahkan penjualan dan pembelian ayam laga beserta fasilitas penunjangnya
Sekian artikel tentang Rektor IAIN Pun Mendukung Sabung Ayam Dilegalkan, di Cina Juga, semoga bermanfaat. Salam penghobi ayam laga.

Thanks for: papaji.forummotion.com, tempo.co, detik.com