Breaking

Sunday, 14 August 2016

Penyebab, Pencegahan dan Penanganan Kanibalisme Pada Ayam

Banyak dialami oleh para peternak baik ayam kampung maupun ayam aduan yang mengeluh tentang ayam peliharaannya yang kanibal. Kanibal atau predator (pemangsa bangsanya sendiri) ini merupakan sebuah hal biasa dimana ayam sebagai hewan yang mempunyai naluri untuk bertahan hidup tentu akan berusaha mempertahankan hidupnya. Kejadian kanibal bisa terjadi pada anak ayam, ayam remaja atau ayam dewasa. 

Penyebab:
1.    Area kandang yang kurang luas atau sempit.
2.    Suhu atau temperatur kandang yang terlalu tinggi / panas.
3.    Defisiensi zat makanan.
4.    Kurangnya tempat atau wadah yang disediakan untuk makan dan tempat minum baik dari segi jumlah maupun luasnya, sehingga ketersediaan pakan dan air minum kurang dan akibatnya ayam menjadi buas.

5.    Siklus genetic, ini terjadi pada anak ayam pada usia antara 24-47. Pada usia seperti ini peternak harus benar benar memperhatikan perkembangan ayam yang dipelihara.

6.    Intensitas cahaya yang berlebih terutama pada malam hari yang membuat anak ayam tidak dapat tidur nyenyak, bentuk ransom, sifat peck order, banyak menganggur.

7.  Tidak seragamnya umur anak ayam yang ditempatkan dalam 1 (satu) kandang disinilah pentingnya klasifikasi anak ayam yang sangat perlu dilakukan.

8.   Adanya gangguan external seperti parasit atau virus.
9.   Akibat kekurangan garam, anak ayam perlu juga diberikan garam, yang berfunsi untuk menekan sifat buas ayam yang ada.

Baca juga:
11 Tips Mengatasi Penyakit Cacar/Kutil Ayam Aduan
14 Tips Mengatasi Nafsu Makan Berkurang Pada Ayam Aduan
5 Manfaat Daun Binahong Untuk Ayam Aduan

Pencegahan:
1.  Untuk mencegah kanibal pada anakan ayam, kita bisa mencegahnya dengan memberikan pakan yang berupa Broiler Starter yang sebelumnya di haluskan dulu. Kanibal pada anakan ayam di sebabkan oleh kekurangan asupan mineral yang kita berikan. Selain memberikan pakan Broiler starter, kita juga bisa memberikan pakan pada anakan ayam aduan tersebut dengan 3 SDM yang berupa mineral serta di campur sedikit dengan garam, jangan terlalu banyak. 

2.  Menyediakan ruang  yang cukup lebar sehingga ayam leluasa hidup nyaman dan apabila ada kemungkinan kanibal ayam bisa menghindar dengan lari atau menjahui ayam yang kanibal. Apabila ruang terbatas maka alternatif lain adalah kandang bisa diberi alat bertenger untuk mengurangi kepadatan.  

3.  Jumlah tempat makan dan minum harus cukup banyak, sehingga ayam bisa makan secara bersamaan dengan tidak berebut. Dan pakan dan minum juga harus selalu mencukupi.

4.  Siklus udara didalam kandang harus menjadi perhatian penting, pada siang hari buka semua penutup pada kandang ayam, sehingga kandang tidak terlalu panas ataupun lembab dan yang lebih penting lagi, sirkulasi udara menjadi sangat baik untuk perkembangan ayam.

5.  Pada saat udara dan suasana kandang terlalu panas, semprot kandang menggunakan air yang dicampur dengan rodalon (disinfektan yang disarankan) yang tidak berbahaya bagi kandang yang sedang digunakan, dengan basahnya kandang dan ayam, ayam akan merasa dingin dan mengurangi aktivitas kanibalisme.

6.  Untuk penerangan gunakan penerangan yang ideal  dan penerangan usahakan disebar di beberapa sisi kandang hal ini dimaksudkan supaya anak ayam tidak terlalu berkumpul disatu titik. 

7.  Untuk mengurangi tingkat strees yang berujung aksi brutal ayam, perlu ditambahkan vitamin pada minuman ayam.

Penanganan:

1.  Segera pisahkan ayam yang telah terluka akibat aksi kanibalisme dari teman sekandangnya. Karena apabila tidak dipisah, dia akan menjadi korban amuk masa yang berujung pada kematian.

2.  Ayam yang luka dipisahkan kemudian ditanggulangi dengan P3K, untuk ayam gunakan cairan neo antiseptik ataupun saleb anti kanibal, dalam tiga hari mendatang luka sudah kering dan sedang menunggu proses penyembuhan.

Sekian, semoga bermanfaat. Salam penghobi ayam laga.