Breaking

Sunday, 5 July 2015

Tips Memperpanjang Nafas Ayam Aduan

Nafas ayam aduan salah satu kunci kemenangan dalam sebuah pertarungan. Karena sebaik-baiknya seekor ayam aduan jika mempunyai nafas yang jelek maka akan mengalami kekalahan apabila seekor ayam aduan tersebut berhadapan dengan ayam yang mempunyai nafas yang baik. Kali ini penulis akan memberikan pengalaman tentang Tips Memperpanjang Nafas Ayam Aduan. Memperpanjang nafas ayam aduan merupakan persiapan kita sebelum pergi kekalangan. Adapun Cara Memperpanjang Nafas Ayam Aduan dalam pertarungan adalah sebagai berikut:

Langkah yang pertama kita harus memberi makanan dan memandikan ayam sampai persiapan menjelang pertarungan. Dalam memberi makanan janganlah sesekali kita memberi makanan yang sudah basi. Karena jika ayam kita diberi makanan yang sudah basi tersebut maka ayam kita akan menjadi lemas. Bagaimana tentang makanan ayam aduan yang baik? Adapun tentang makanan ayam aduan yang baik bisa anda baca pada postingan saya sebelumnya.

Baca Juga Artikel yang Terkait;

Langkah yang kedua adalah harus rajin memandikan dan menjemur ayam aduan tersebut dengan tujuan memperlancar peredaran darah ayam tersebut. Selain memperlancar peredaran darah tersebut dalam praktek penjemuran ayam tersebut juga bertujuan menghilangkan lemak dalam tubuh ayam aduan tersebut karena seekor ayam aduan jika dalam tubuhnya terlalu kebanyakan lemak juga bisa mengakibatkan ayam menjadi ngos-ngosan atau kobong dalam bahasa jawanya. Namun, jika rutin dalam melakukan penjemuran , maka secara berangsur-angsur ayam kita akan mempunyai nafas yang lebih panjang. Minimal ayam sebelum di adu/diabar sudah pernah dijemur kurang lebih 2 bulan. 

Langkah yang ketiga adalah setelah rutin menjemur dan memandikan ayam aduan tersebut, ayam perlu di taruh dalam kurungan yang lebih luas antara 2 x 4m. Karena ayam dalam kurungan yang luasnya seperti tadi bisa dengan leluasa menggebrakkan sayap dan bebas dalam bergerak, selain itu kita hendaknya dalam seminggu sekali rajin menggebrak ayam kurang lebih 5-10 menit tiap kali gebrakan dengan tujuan membentuk otot baru.

Langkah yang keempat atau terakhir ada lah pemberian ramuan tradisional, ulasannya sebagai berikut:

1. ambil segenggam daun kemangi beserta batang dan bunga piling yang pucuk atau yang masih muda ,kira kira terdapat 10-20 lembar daun, lalu lolohkan ke ayam pagi dan sore.
2. buat menu tersebut rutin selama satu minggu, disertai mandi jemur dan umbar seperti yang di ulas di atas tadi,
3. suplemen tambahan untuk sarapan kedelai coklat dikukus setengah matang, campur dengan gula merah secukupnya, lalu lolohkan sebesar ibu jari dewasa sebanyak 3 lolohan. Kedelai coklat dan gula merah ditumbuk dulu agar menyatu dan mudah dalam memberikannya.

Kelihatan sederhana dan kurang greget bukan? Tapi dari hasil pembuktiannya 'mantab', napas ayam jadi panjang, badan segar, kulit merah merona dan stamina bagus.

Baca juga: 
Poin-Poin Merawat Ayam Aduan Mabung/Ngurak/Nyulam/Ganti Bulu 
Rahasia Ayam Juara Yang Mungkin Belum Anda Lakukan

Setelah menyelesaikan keempat cara tersebut diatas baru kita coba ayam aduan tersebut dengan diabar dalam satu airan namun dalam waktu 20-25 menit. Sudah bisa dipastikan ayam kita akan mampu bertarung dalam waktu tersebut. Namun bagaimana jika ayam kita tidak mampu bertarung dalam waktu tersebut? Berarti ayam yang kita rawat tersebut masih berusia dibawah 10 bulan. Karena ayam yang terlalu muda tidak akan mempunyai nafas yang bagus dalam pertarungan. Pada kesimpulannya untuk memenagkan sebuah pertarungan seekor ayam aduan yang bagus harus mempunyai teknik pukul dan daya tahan tubuh kuat.

Sekian, semoga bermanfaat. Salam penghobi ayam laga.