Breaking

Kisah Sukses Beternak Ayam Siam Bangkok


Para sobat penghobi ayam laga pasti tahu bahwa beternak ayam aduan merupakan salah satu hobi yang menyenangkan sekaligus dapat menghasilkan tambahan keuangan. Untuk meningkatkan nilai harga ayam aduan, terutama jenis ayam Bangkok (tapi sekarang lebih popular persilangan beberapa darah), para peternak harus memperhatikan konsumsinya termasuk memberikan ekstra puding berupa kuning telur setiap hari. Nah, berikut sedikit cerita keberhasilan dari beternak ayam Bangkok atau aduan:

Ismal Andi, seorang peternak ayam aduan saat ditemui MedanBisnis di kediamannya di Perumahan Griya Martubung 2 Blok D Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (7/5), mengatakan beternak ayam bangkok sebagai ayam aduan sangat menguntungkan dibanding dengan beternak ayam kampung atau jenis lainnya.

Selain harganya cukup tinggi, mencapai Rp 2 jutaan per ekor untuk ayam siam bangkok usia 1 tahun ke atas dan telah 2 kali mengikuti aduan berturut-turut menang, sedangkan anakan usia 3 minggu harganya berkisar Rp 100 ribu per ekor.

Mengingat tingginya permintaan ayam bangkok siam saat ini, Ismal yang telah menekuni usaha tersebut lima tahun silam hanya sebagai hobi, mulai September 2013 lalu mulai melakukan budidaya. "Ada 15 kotak kandang untuk pejantan dan 10 kotak untuk betina," kata dia.

Dalam 5 bulan terakhir lanjut Ismal, rata-rata dalam satu bulan ada 2 hingga 3 ekor ayam siam bangkok terjual. Pria yang akrab disapa wak Is ini selalu memperhatian ayam siam yang telah memasuki usia 8 bulan, atau usia awal ayam bangkok siam turun ke arena aduan.

"Ayam mulai usia 8 bulan diberi asupan obat antibiotik, vitamin dan mineral dalam bentuk kapsul sebanyak 2 butir dan 1 butir kuning telur ayam kampung setiap hari selain pakan jagung," katanya.

Wak Is yang kini menernakkan 20 ekor pejantan dan belasan ekor betina yang diantaranya ada yang sedang bertelur, mengeram dan puluhan anak yang masih usia 1 minggu hingga 3 bulan sedikitnya mengeluarkan anggaran Rp 1 juta. Dana tersebut antara lain untuk membeli pakan berupa pelet, jagung halus, obat-obatan dan telur.

Satu ekor pejantan kata dia, bisa mengawini 3-4 induk betina. Induk yang telah dikawinkan akan bertelur seminggu setelah dikawinkan. Induk betina ayam siam bangkok bertelur terbatas hanya 5 hingga 6 butir. Dan, telur akan menetas setelah dierami oleh induknya selama 21 hari.

Mengingat besarnya modal pemeliharaan jenis unggas satu ini, pak Is dalam beternak ayam aduan dibantu oleh seorang pemodal dengan sistem bagi hasil. "Bibit awal ayam berasal dari pemiliknya, sedang saya menyiapkan kandang dan membeli pakan. Hasil ayam aduan yang dijual dibagi dua," terangnya.

Dari usaha tersebut, Ismal dapat berpenghasilan Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per bulan, setelah pemilik modal memperoleh hasil yang sama.(chairul anwar).(sumber: medanbisnisdaily.com)

Sebulan bisa penghasilan tambahan sebesar 2 juta sampai 3 juta, ini hanya contoh kecil saja. Masih banyak peternak ayam aduan yang lebih sukses dari ini. Nah, sekian artikel tentang Kisah Sukses Beternak Ayam Siam Bangkok dan semoga bisa memberi sedikit motivasi para sobat penghobi ayam laga. Salam sukses penghobi ayam laga.