MEMAHAMI SIFAT DAN BAGIAN_BAGIAN TUBUH AYAM ADUAN

0


Tak ubahnya manusia, ayam aduan pun memiliki sifat-sifat sendiri. Seperti halnya mahluk lain, ayam aduan juga tidak memiliki akal seperti manusia, sehingga segala aktivitasnya sangat dipengaruhi oleh naluri atau insting yang kuat. Dengan melatih naluri atau insting inilah ayam bangkok atau ayam aduan bisa dikendalikan gerak-geriknya. Jika lapar, secara naluriah binatanga akan mencari makanan, jika disakiti akan meronta, begitu juga jika diserang, maka cara naluriah ia akan membela diri. Untuk itulah, perlu melatih insting ayam aduan agar lebih cepat dan beringas dalam membela diri ketika diserang. Semua aktivitas tersebut terjadi dengan sendirinya, secara spontan, tanpa sebuah perencanaan. Oleh karena itulah, perlu latihan untuk meningkatkan insting ayam aduan agar lebih tajam, sehingga gerakannya yang bersifat spontan tanpa perencanaan lebih terarah dan mematikan lawannya.

Membentuk insting harus dilakukan perlahan dan butuh sebuah kesabaran. Selain rutinitas, juga memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga ayam aduan yang secara naluriah selalu dilatih semenjak kecil akan memiliki gerakan tubuh dan spontanitas yang lebih lincah. Untuk mendukung latihan-latihan tersebut, kebutuhan fisik, dalam hal ini lebih pada nutrisinya, harus dipenuhi dengan baik, sehingga akan lebih jinak saat dipegang, dan perawatan juga akan lebih mudah.

Perawatan harus dilakukan pada setiap bagian tubuh, karena setiap bagian tubuh ini memiliki peran dan fungsi masing-masing, yang juga akan memberikan andil yang besar saat berada pada kalangan aduan. Berikut ini kami uraikan bagian-bagian yang paling vital harus dilakukan perawatan pada ayam aduan.

Paruh

Selain berfungsi sebagai mulut untuk memasukkan makanan, paruh juga berfungsi sebagai senjata yang baik saat menghadapi musuh. Paruh akan menjadi senjata pembuka sebelum dilanjutkan dengan serangan-serangan lain. Oleh karena itu, jika ayam aduan memiliki paruh kuat, maka akan memiliki senjata pembuka yang kuat pula, sehingga serangan-serangan yang dilancarkan akan lebih mematikan. Cara merawat paruh tidaklah sulit, cukup hindarkan ayam bangkok dari air panas, dan berikan kalsium laktat secara teratur, sebagai unsur pembentuk tulang termasuk juga paruh.

Ekor

Ekor memiliki fungsi vital untuk menjaga keseimbangan tubuh, baik saat menyerang maupun diserang. Saat menerima dorongan dari lawannya atau terjatuh setelah menyerang, ia akan mengandalkan ekor untuk menyangga tubuhnya. Ekor yang panjang dan terawat, selain memperkuat keseimbangan, juga akan memperindah penampilan dan performanya. Agar ekor tetap terawat dengan baik, sebaiknya ayam bangkok tidak ditempatkan pada kandang yang terlalu sempit.

Taji

Bagi ayam, taji merupakan senjata utama yang paling mematikan. Tidak semua ayam dapat menggunakan taji sebagai senjata yang efektif. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, sehingga taji dapat berfungsi optimal sebagai senjata. Salah satu faktor yang sangat menentukan efektifitas penggunaan taji adalah posisi. Sebaiknya taji ayam aduan tidak menghadap ke belakang, sehingga saat melakukan pukulan akan lebih mudah mengenai sasaran. Usahakan untuk tidak meraut taji, terutama saat dalam masa istirahat. Hindari pula membungkus taji saat sedang bertarung, hal ini akan melemahkan nalurinya untuk menggunakan sebagai senjata. Jika naluri sudah berkurang, maka latihan yang dilakukan akan sia-sia.

Kaki

Hindarkan kaki dari gesekan-gesekan dengan benda keras atau kasar, hal ini akan membuat kaki mengeras, kemudian terjadi infeksi didalamnya. Jika kondisi ini terjadi, ayam bangkok kesayangan Anda akan menderita penyakit bubul, dan biasanya akan berjalan pincang. Selain bubul, ayam bangkok juga sering terserang penyakit tedun, yang disebabkan membekunya darah di sekitar kaki. Gejala ini bisa dilihat dengan timbulnya bercak merah di sekitar kaki, kemudian kaki akan membengkak. Pembekuan darah tersebut bisa diakibatkan benturan keras pada telapak kaki, terutama saat melompat dari ketinggian, atau waktu istirahat yang terlalu lama setelah ayam aduan bertarung. Oleh karena itu, pada saat masa istirahat, sebaiknya ayam bangkok ditempatkan pada kandang yang agak luas agar bisa lebih bebas bergerak.

Otot

Bagian lain yang perlu mendapat perawatan dan latihan adalah otot. Otot yang kuat akan memberikan serangan yang mematikan, juga membantu pertahanan lebih kuat saat menerima serangan. Saat bertarung, ayam bangkok akan mengandalkan sebagian otot-otot tertentu, sehingga otot-otot ini harus dilatih agar lebih kuat. Beberapa otot penting yang perlu mendapatkan latihan dan perawatan baik adalah otot di sekitar bahu, leher, lutut, pangkal paha, dan otot perut bagian belakang.

Sayap

Bagian lain yang sangat vital saat ayam bangkok bertarung adalah sayap. Usahakan tidak mengalami kerusakan pada sayapnya. Selain berfungsi untuk terbang, sayap juga bisa dijadikan sebagai senjata pemukul. Latihan sayap bisa dilakukan dengan menerbangkannya, tetapi harus diperhatikan, jangan terlalu tinggi karena bisa menyebabkan pembekuan darah pada kaki saat mendarat. Selain itu, dapat juga dengan memasukkannya ke dalam kolam yang tidak begitu luas, sehingga Anda mudah mengambilnya lagi,.
Baca Juga :
loading...

0 komentar:

Post a Comment

resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut