Ciri-Ciri Mata ayam Laga yang bagus

0

Untuk menjadi ayam aduan yang bagus,ayam bangkok harus memiliki bentuk mata yang sesuai kriteria.Ini karena mata berguna untuk memnbaca gerakan lawan.
Disamping mata juga bisa menjadi sasaran yang mematikan bagi sasaran serangan lawan.

Bentuk mata ayam bangkok yang bagus,untuk dijadikan ayam aduan adalah sebagai berikut:

Retina dan pancaran mata

  • Warna mata (lingkaran yang mengitari retina mata) ayam bangkok yang bagus adalah sama dengan warna kaki dan paruh.Warna mata yang sama dengan kaki dinamakan tembus,warna tembus juga harus diikuti juga dengan warna paruh dan bulu.Hindari warna mata yang tidak tembus karena itu menandakan sifat/karakter ayam yang tidak PD.

  • Retina mata (bulatan hitam ditengah) sebisa mungkin berbentuk bulat dan bersih.Lingkaran luar yang mengitari retina juga bersih,tidak bercak.Bersih dan tidak ada bercak lebih disukai karena lebih mendekati ayam asli bangkok thailand.Sinar/pancaran matanya jernih.Jernih tandanya matanya sehat tidak minus/plus.Akan cermat dalam melihat gerakan lawan dan bisa mudah terantisipasi.

  • Retina mata relatif kecil.retina mata ayam bangkok yang kecil membuat pandangan matanya berani,dan tajam.Disinyalir juga memilik mental ayam bangkok yang berani mati.Pandangan matanya yang menyipit dan tajam menandakan mental ayam yang berani.

Posisi mata

  • Mata ayam aduan yang bagus adalah masuk kedalam atau tampak cekung.Mata ayam bangkok yang cekung akan terhindar dari pukulan lawan.Hindari mata yang datar dengan alis karena akan gampang terkena pukulan.Mata dan telinga adalah sasaran yang mematikan jika terkena pukulan lawan.
  • Kelopak mata Kelopak mata ayam bangkok yang bagus adalah bundar seperti bulatan telur (bulat lonjong) kearah depan makin menyempit.Bentuk kelopak mata pada ayam bangkok umumnya mengikuti bentuk kepala,jika kepala model pinang maka kelopak mata juga memanjang (bulat lonjong).Jika kepala tidak lonjong biasanya kelopak mata lebih membulat.


Tulang alis

  • Tulang alis ayam bangkok yang bagus adalah tampak menonjol dan kuat.Tulang alis yang menonjol akan dapat melindungi mata dari serangan lawan.
  • Tulang alis yang kuat akan tahan terhadap pukulan lawan.Hindari tulang alis yang datar dengan mata karena tidak dapat melindungi pukulan lawan.

 
Tulang rahang

  • Tulang rahang ayam bangkok harus kuat dan tebal.
  • Selain tulang alis,tulang rahang ayam bangkok haruslah kuat dan tebal agar ayam bangkok tahan pukul dibagian muka.
Itulah sedikit ulasan tentang mata ayam aduan yang bagus.semoga bermanfaat. (Google)

Salam suksess!!

Cara Mengurutan yang Benar Ayam Aduan Waktu Tarung

0



Dalam memandikan ayam aduan pada waktu diadu merupakan sesuatu hal yang sangat penting dan menentukan antara kemenangan dan kekalahan ayam disaat bertarung. Sekarang juga masih banyak bebotoh yang kurang mengerti Urutan yang Benar Memandikan Ayam Aduan Waktu Tarung/Diadu. Mereka mempunyai anggapan bahwa keyakinan mereka dalam memandikan ayam aduan sudah benar, akibatnya banyak bebotoh yang setelah memandikan ayam aduan ayam jadi ngorok, kaki ayam jadi gemetar, sayap terkena air dan sebagainya. Dalam peraduan memandikan ayam aduan adalah sesuatu modal dalam mencapai kemenangan. Untuk itu dalam memandikan ayam bangkok/ayam aduan harus melalui cara dan urutan yang benar. Adapun caranya harus melalui urutan yang baik karena sedikit kesalahan waktu memandikan ayam aduan akan berakibat fatal pada ayam aduan tersebut. Adapun caranya bisa anda simak seperti dibawah ini:

Yang pertama: Dalam Memandikan Ayam Aduan Waktu Tarung/Diadu kita harus mengerti kondisi ayam. Jika ayam aduan pada airan pertama dengan kondisi ayam yang terbilang belum parah atau belum banyak luka kita harus mengairi ayam dimulai dari wilayah sekitar ekor/brutu yang kemudian diteruskan ke badan tepatnya dibawah kepakan sayap secara terus-menerus hingga suhu badan ayam menjadi tidak panas lagi. Jangan sekali-kali memberi minum ayam diwaktu ayam belum diairi bagian yang pertama ini. Karena ayam aduan yang diberi minum pada waktu tubuh ayam masih panas ayam aduan akan langsung ngorok dan itu akan mengganggu konsentrasi ayam waktu bertarung. Ini bisa anda bayangkan jika ayam anda sedikit lengah sedikit saja, satu pukulan ayam masuk telak di daerah kepala dan itu akan membuat anda menjadi cemas. Maka dari itu dalam memandikan ayam aduan kita harus betul-betul mengetahui Urutan yang Benar Memandikan Ayam Aduan Waktu Tarung/Diadu. Setelah ayam diairi di sela sela sayam atau kesemua bagian tubuh yang menuju ke leher, hingga ayam betul-betul tidak ngos-ngosan lagi. Biasanya itu di tandai dengan paruh ayam yang telah mengunci, setelah itu ayam boleh di beri minum dengan cara dicucuri air dari ibujari dengan catatan jangan terlalu banyak. Karena ayam yang iberi minum terlalu banyak akan merasa berat dalam meloncat/naik. Di air yang pertama ini yang harus diperhatikan adalah setelah ayam diiairi sayap ayam harus betul-betul kering. Karena di ronde kedua nanti ayam akan bisa memukul telak kerena ronde yang kedua ini biasanya kwalita sayam akan segera terlihat. Jika ayam kita bertype pukul keras, maka ayam tersebut akan memukul semaksimal mungkin. Karena itu kedua sayap ayam di airan yang pertama ini harus betul-betul kering. Dan setelah itu membersihkan lendir yang ada ditenggorokan ayam dengan cara memasukan satu helai sayap ayam yang halus dan panjang (dengan panjang 15-20cm) yang masih basah dan memutarnya perlahan-lahan hingga lendir yang ada ditenggorokan akan ikut menempel disayap dan membuangnya hingga tenggorokan ayam akan betul-betul bersih dari lendir tersebut. Setelah itu ayam menjadi fress kembali dan siap untuk kearena lagi.

Yang kedua: Memandikan Ayam Aduan Waktu Tarung/Diadu diairan yang ke dua ini kita memulainya dari tubuh ayam, tepatnya kita mulai dari telungkup sayap, bahu, dan seluruh badan ayam kecuali sayap dan ekor. Dan setelah badan sudah tidak kepanasan lagi di teruskan dengan mengairi bagian leher dan mengusap luka dengan busa yang sudah diperas airnya hingga kering namun masih tetap dingin, kemudian diteruskan mengairi bagian dibawah ekor dan sekitar brutu secukupnya hingga ayam sudah tidak kepanasan lagi. Kemudian diteruskan membersihkan lendir yang ada di tenggorokan ayam seperti airan yang pertama tadi.

Yang ketiga: Memandikan Ayam Aduan Waktu Tarung/Diadu diairan yang ketiga ini kita mulai dari leher terlebih dahulu. Karena pastinya area kepala ini sudah banyak luka, baik terkena taji ataupun pukulan. Untuk bagian yang terkena taji kita harus hati-hati dalam membersihkannya. Karena jika tidak hati-hati ayam akan merasa kesakitan yang ahirnya ayam sudah tidakmau meneruskan pertandingan lagi alias ayam menjadi KO. Dalam membersihkan luka ayam yang terkena taji kita harus menggunakan air yang tidak terlalu dingin atau kalu ada air hangat akan lebih baik. Setelah luka sudah bersih dan kering diteruskan dengan mengairi bagian badan seperti mengairi ayam pada airan yang kedua. Untun menuju ronde/airan keempat ini kata harus menguji reflek ayam dengan cara menyentuhkan benda kesekitar telinga ayam. Ayam yang berkondisi baik akan segera ada reflek dengan tanda ayam akan menggeleng-gelengkan kepalanya kekanan dan kekiri. Namun jika ayam hanya diam saja berarti kondisi ayam sudah parah. Cara mengatasinya dengan cara mengurut bagian kepala hingga saraf ayam akan bekerja kembali. Untuk caru mengurut/memijat kepala ayam silakan baca artikel selanjutnya nanti. Untuk cara mengairi ayam pada airan keempat dan seterusnya masih seperti airan yang ketiga. Nah, gampangkan cara mengaira ayam waktu diadu...

Kelebihan Sisik Naga Temurun

0


Ayam bangkok petarung yang mempunyai kemampuan bertarung yang bagus memang harus memiliki beberapa aspek. Antara lain penyerangan dan pertahanan yang bagus. Selain itu, ayam bangkok petarung yang bagus dan juara juga memiliki katuranggan tersendiri. Katuranggan ini meliputi beberapa aspek, antara lain katuranggan badan, katuranggan kaki, katuranggan bentuk mata, katuranggan bentuk kepala ayam, dan katuranggan sisik kaki ayam. Ada berbagai macam sisik kaki ayam yang ada, setiap katuranggan memiliki keunggulan masing masing. Ada sisik kaki buaya, sisik ubed, sisik naga banda dan sisik naga temurun. Nah kali ini kita akan membahas tentang sisik kaki naga. Arti dari sisik naga dan kelebihan sisik naga temurun. Buat sobat jagoholic mungkin sudah familiar dengan sisik naga temurun. Menurut beberapa bobotoh, sisik naga temurun ini memiliki katuranggan tersendiri. Berikut sekilas sisik kaki naga temurun :

Arti sisik naga temurun
Sisik naga temurun yaitu sisik kaki ayam bangkok yang memiliki bentuk seperti sisik ular naga. Bentuknya menurun dan sisik naga temurun ini biasanya berasal dari indukan yang sama.

Bentuk sisik naga temurun 

Bentuk dari sisik naga temurun ini adalah rapat dan memiliki kulitan yang keras dan tidak teratur. Sisik naga temurun ini mempunyai bentuk yang sangat aneh. Keanehan sisik naga temurun ini menurut primbon jawa, yaitu bahwa sisik naga temurun itu sangat agresif dalam serangan gdan pukulanya kuat. Sisik naga temurun memang sulit dicari, dan jika ada sisik naga temurun ini mempunyai harga yang mahal. Tapi perlu diingat, antara sisik dan kemampuan bertarung ayam harus saling menutupi. Tak selamanya ayam bangkok dengan sisik kaki temurun ini mempunyai kualitas bagus, perawatan adalah kunci untuk semakin memperkuat kemampuan bertarung ayam bangkok.

Kelebihan sisik naga temurun :
Kelebihan sisik naga temurun ini adalah mempunyai pukulan yang kuat dan keras. Selain keras dan kuat, pukulan ayam bangkok sisik naga temurun ini adalah dapat menghancurkan lawan. Maksudnya dapat membuat ayam bangkok lawan jadi k o. Selain pukulan kuat, sisik kaki naga temurun ini mempunyai kelebihan yaitu tahan pukul lawan. Jadi sisik kaki naga temurun ini merupakan sisik kaki naga yang ampuh dan bertuah.

Nah sobat jagoholic, semoga apa yang saya tulis ini dapat menambah kemampuan ayam bangkok sobat jagoholic semua. Kunci dari ayam bangkok terbaik adalah perawatan yang terus menerus dan berkala.

Keuntungan Penghoby Ayam Laga !

1


Hoby ayam laga, ayam laga merupakan salah satu permainanan yang di senangi kaum pria baik itu anak kecil maupun orang tua, dan tidak jarang juga wanita juga ada yang suka atau gembar melaga ayam, karena laga ayam sangan menyenengkan, dengan hoby ayam laga kita banyak belajar bagaimana agar menjadi pelatih ayam laga yang profesional, dalam melatih ayam laga sangat banyak ilmu yang kita dapat,

1. Melatih ayam laga sangat membutuhkan kesabaran, tanpa kita sadari kita sudah melatih kesabaran kita sendiri

2. Kita lebih memahami sifat-sifat dari pada ayam yang kita latih, dan tanpa kita sadari juga kita sudah melatih diri kita untuk memahami sifat

3. kepeminpinan, yea dengan melatih ayam laga juga kita sudah belajar kepemimpinan, karena dengan berhasilnya kita memimpin ayam kita menjadi yang terbaik, Kita dudah menjadi pemimpin yang berkualitas buat ayam-ayam kita

4. keuntungan, tentu jika kita memiliki ayam-ayam yang berkualitas kita akan sangat mudah mendapatkan ke untungan dengan berjualan bibit-bibit ayam laga dan menjual ayam-ayam yang siap tempur 

Ciri-Ciri Ayam Sumatera

0

Ayam aduan sering diidentikkan dengan ayam bangkok asal Thailand. Namun ternyata Indonesia juga memiliki ayam asli yang berpotensi digunakan sebagai ayam aduan, yaitu Ayam Sumatera. Ayam Sumatera merupakan jenis ayam buras yang berkembang di daerah Sumatera Barat. Ayam ini sering juga disebut Ayam Trah Jurai Ogan. Ayam Sumatera digolongkan sebagai ayam tipe hias karena memiliki bulu yang indah dan mengkilap. Selain itu juga dapat digolongkan sebagai ayam aduan atau ayam laga. Kemampuan bertarungnya tidak kalah dengan ayam Bangkok atau ayam Birma.




Ciri-Ciri Ayam Sumatera Adalah : 


  • - Tubuh termasuk sedang 
  • - Warna bulu dominan hitam dengan kombinasi warna putih dan merah 
  • - Muka berwarna merah dan hitam 
  • - Paruh dan Kaki berwarna putih gelap
  • - Kaki terlihat pendek 
  • - Menghasilkan telur 6-10 butir per periode 
  • - Bobot dewasa baik jantan dan betina berkisar 1,5 – 2,2 Kg

Ayam Termahal di Vietnam

0

Ada beberapa hal yang terkenal di Vietnam, tapi masih jarang orang yang mengetahui keberadaan jenis ayam yang satu ini. Ayam Dong Tao, termasuk jenis ayam langka yang menjadi ayam termahal di Vietnam. Selain bentuknya yang unik dan berbeda dengan ayam kebanyakan, daging ayam ini pun terkenal memiliki rasa yang sangat enak dan hanya disajikan secara eksklusif di restoran-restoran mahal di Vietnam.

Ayam Dong Tao memiliki bentuk fisik yang unik dengan kaki besar yang ditutupi kulit berwarna merah. Ayam Dong Tao dewasa beratnya bisa mencapai 6kg dengan kaki gemuk seperti pergelangan tangan manusia. Ayam jenis ini menjadi ayam yang termahal di Vietnam, sepasang ayam Dong Tao dijual dengan harga mencapai US$2,500 atau sekitar 33 juta rupiah.

Peternakan terbesar ayam jenis ini berada di Dong Hoa, Provinsi Dong Nai, Vietnam. Peternakan besar ini dimiliki oleh Vu Ngoc Tuan dengan jumlah ayam sebanyak 400 pasang dan setiap harinya menjadi penyuplai puluhan ayam ke sebuah restoran di HCM City.

Awalnya Tuan membeli 10 ekor ayam Dong Tao hanya untuk iseng dan menghabiskan beberapa tahun untuk mempelajari cara mengembangbiakkannya dengan baik. Tetapi ternyata ayam ini begitu diminati dan menjadi ayam termahal di Vietnam.
Menurutnya, pengembangbiakkan ayam tersebut berbeda dengan ayam biasa, selain itu ayam Dong Tao betina cenderung sulit mengerami telurnya karena ukuran kakinya yang besar, karena itulah proses pengeraman dilakukan dengan proses penghangatan manual agar dapat memproduksi ayam lebih banyak.

Memilih Ayam Laga yang bagus

0


MEMILIH AYAM
Cara Memilih Ayam Bangkok Unggul bagus Untuk Aduan dan bagaimana ciri ciri ayam bangkok aduan yang bagus, nahhh bagi anda yang masih pemula di dunia ayam aduan yang saat ini mulai banyak penggemarnya karena mungkin
sangat menjanjikan untuk hobi yang menghasilkan rupiah yang lumayan, karena ayam ini akan meningkat harganya jika menang tarung.
NAhh seperti apa ciri cirinya dan silahkan anda simak untuk artikel selengkapnya dibawah ini jangan lupa kunjungi juga
YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBAGAI AYAM PETARUNG
1. Selain bertulang kokoh dan rapat,ayam aduan kalau berdiri tegak elang.Ayam seperti ini kalau berkelahi kepalanya tegak keatas untuk mematuk kepala lawan dan mempunyai kekuatan mendorong yang besar waktu berkelahi.
2. Mempunyai kepak sayap yang rapat kebadan,sehingga waktu berkelahi kepala lawan susah masuk kesela-sela sayap dan pukulan lawan juga sulit masuk ke kepak sayap ayam,memiliki bulu sayap dan ekor yang lengkap.
3. Mempunyai sisik kaki yang kering dan keras.Sewaktu adu pukulan ayam takkan merasa sakit dan memiliki ruas tulang leher yang rapat.
4. Mempunyai jari kaki yang kecil dan panjang.Ayam seperti ini mempunyai pukulan yang menyakitkan.
5. Mempunyai kaki yang pipih,dimana bagian samping lebih lebar dari bagian kaki depannya.Ayam seperti ini memiliki pukulan yang mematikan.
6. Mempunyai tulang sapit udang/tulang kloaka yang rapat dan keras.Kalau rapat ayam rajin melakukan pukulan dan memiliki napas yang lebih panjang.Semakin keras tulang kloaka/sapit udang semakin keras pula pukulan yang dimilikinya.
7. Memiliki kepala seperti buah pinang dan bulu yang tebal.Kepala seperti ini mempuyai kelincahan mematuk lawan.Dan bulu yang tebal berfungsi untuk menahan pukulan yang diterima.
8. Memiliki pukulan menyilang atau menggunting.Ayam seperti ini mampu mematahkan leher lawannya.Ayam ini kalau hendak memukul posisi kakinya tidak sejajar,posisi kakinya seperti hendak melangkah.
9. Mempunyai kaki yang besar pada pergelangan kaki.Kaki dari lutut sampai kepergelangan kaki makin besar.Ayam seperti ini memiliki pukulan yang keras.
10. Untuk ayam pukul pilih ayam yang memiliki pergelangan kaki yang besar sedangkan untuk ayam taji pilih ayam yang memilki pergelangan kaki kecil atau sedang.
WARNA - WARNA BULU AYAM ADUAN/BANGKOK PERLU DIPERHITUNGKAN
Selain kepintarannya berkelahi ayam bangkok/aduan memiliki warna bulu yang beragam.Ada sebagian penghobi suka mengoleksi ayam aduan dengan warna dan corak bulu tertentu.Sebetulnya warna bulu mempunyai pengaruh terhadap penampilan ayam aduan/bangkok,bahkan bisa mempengaruhi mental lawannya.Dibawah ini ada beberapa warna dan corak bulu ayam menurut kelasnya :
1. Wiring Bulu ayam bangkok jantan yang paling populer dan berkelas adalah warna wiring kuning. Corak warna wiring adalah terdiri dari warna dasar hitam dengan bulu rawis leher dan rawis ekor berwarna kuning kemerahan. Jika warna rawis yang dominan adalah kuningkeemasan dan memiliki kaki dan paruh berwarna kuning maka disebut sebagai wiring kuning. Jika warna rawis cenderung merah tua kecoklatan disebut wiring galih.
2. Taduang/hitamBulu ayam bangkok yang berkelas setelah wiring adalah taduang/hitam, rawis dan bulu hias juga hitam.Kalau paruh,kaki dan mata juga hitam maka disebut sipatuang rimbo.Ayam sipatuang rimbo ini memiliki keistimewaan atau tuah yang akan kita bahas nantinya.
3. Bangkeh berbeda dengan wiring yang memiliki warna dasar hitam, ayam bangkeh memiliki warna dasar yang hampir sama dengan rawisnya yaitu kuning kemerahan. Jika warna bulu cenderung kuning keemasan disebut bangkeh emas dan jika warna bulu lebih gelap kemerahan disebut dengan bangkeh api.
4. Kanso/klabu Warna kanso memiliki warna dasar abu-abu. Jika rawisnya berwarna gelap atau abu-abu kehitaman disebut dengan kanso monyet dan jika rawisnya berwarna kuning kemerahan disebut kanso api.
5. Kuriak/Jali Warna kuriak adalah warna yang merupakan campuran beberapa warna tapi dalam catatan ada garis-garis kecil.Atau campuran beberapa warna dimana setiap helai bulunya bergaris-garis kecil.Seperti hitam-putih-hitam-putih ada juga abu-abu-putih abu-abu-putih dan begitu juga warna yang lainnya. Jarang ayam bangkok yang berwarna jali. Ada orang tertentu yang sangat memburu bangkok asli dengan warna ini karena kelangkaannya dan berkesan eksotis.
6. Kinantan/putihWarna putih kinantan adalah warna bulu putih.rawis dan bulu hias juga putih ditambah sisik dan mata juga putih.ayam warna ini memiliki tuah/keistimewaan dari ayam yang lain. Ada juga warna putih usu adalah warna bulu putih semua termasuk bulu hias dan bulu rawis,kaki berwarna kuning dan paruh berwarna putih.warna usu ini juga punya keistimewaan ,kita bahas pada bab berikutnya.
Warna ayam di atas adalah warna-warna utama. Dalam persilangan lebih lanjut bisa saja masing-masing warna memiliki varian yang beragam. Sebagian pengadu menganggap warna sebagai standar kualitas. Didalam pertarungan warna bulu memegang peranan cukup berarti karena warna bulu bisa mempengaruhi mental lawan. Warna wiring,taduang,dan bangkeh adalah warna paling berkelas dibanding warna-warna



Tips dan cara merawat ayam siam

0

buat sobat pecinta ayam siam atau ayam aduan,di sini sya ingin berbagi tips dan cara merawat ayam dgan baik...ada beberapa langkah yg hrus kita lakukan :
1.melatih napas pada ayam
   biasanya di mulai dgan latihan khusus,latihan ini hrs rutin anda lakukan setiap hari.latihan bisa anda lakukan dgan teknik anda masing2.sehabis di latih ayam di mandi kan,utk mengembalikan kesegarannya..dan selepas itu di jemur kira2 lebih kurang 30 menit...dan yg terpenting memberikan vitamin utk menjaga stamina nya,biasanya di beri kuning telur ayam,bisa di tambahkan madu..
2.menjaga stamina ayam agar selalu fit
   di samping memberikan makanan dan vitamin,utk tambahan bisa kita beri sayur2an,seperti,tauge,tomat, jg utk menambahkan sedikit gula merah,kunyit,bawang putih..
3.merawat kaki agar kuat
   bisa di beri vitamin yg dpt anda beli di apotik,namanya kalk..kalk biasanya utk memperkuat kaki dan taji ayam agar tdk mudah patah,kalk mengandung calcium yg dpt memperkuat tulang..selain itu ada pula sebagian org yg mempercayakan kapur dan gambir yg di oles kan pd kaki ayam....

di sini saya jg menyertakan beberapa kumpulan photo2 ayam siam yg bisa anda lihat jg ada photo yg bagi anda ingin melihat jenis atau ciri2 ayam yg bagus utk di rawat....
















Cara Mempersiapkan Ayam Laga Saat di Gelanggang

0


Menurunkan ayam ke gelanggang adalah hal yang paling penting untuk mengukur sejauh mana hasil ternakan ataupun hasil rawatan kita pada ayam selama ini. Akan tetapi turun gelanggang juga menjadi momok bagi kebanyakan penggemar karena disinilah nama dan ayam bangkok yang kita miliki sesungguhnya di ukur sejauh mana kualitas dan ketahanannya. Dan inilah yang membuat kebanyakan penggemar selalu ragu untuk turun ke gelanggang.
Menurunkan ayam bangkok ke gelanggang bukanlah suatu hal yang mudah. Karena ayam harus benar-benar dalam kondisi yang prima baik dari sisi mental, daya tahan, tenaga, kecepatan dan faktor penting lainnya. Karena bila tidak, tak jarang turun ke gelanggang hanya membuat kita mengorbankan ayam yang kita miliki dan tak jarang penggemar yang pulang dari gelanggang harus membawa muka merah akibat kekalahan yang diterima. Sehingga kapanpun kita memutuskan untuk turun gelanggan, maka segala sesuatunya harus siap, baik untuk ayam maupun kita sendiri. Karena apapun ceritanya, sebagus manapun rawatan ayam yang telah kita lakukan, yang namanyaAyam akan tetap kalah sama Ayam. Dan sampai sekarang tidak ada yang bisa menjamin kalau ayam yang kita miliki akan selalu menang di gelanggang.
Disini kami akan mencoba untuk men-share sedikit tips untuk mempersiapkan ayam yang akan diturunkan ke gelanggang, khususnya di dalam melakukan latihan fisik.
Persiapan Fisik Ayam
Ayam yang akan turun ke gelanggang, biasanya kami berikan training minimal selama 30 hari penuh. Beberapa training yang kami lakukan setiap harinya yaitu:
Memberikan sedikit senam pada ayam di pagi hari (antara Jam 8-9 pagi) untuk melatih dan melenturkan otot. Training yang dapat dilakukan antar lain:
  • Senaman leher, dengan cara memutar leher ayam dengan tangan kearah kiri dan kanan sebanyak  masing-masing 30 putaran Putaran jangan dilakukan terlalu cepat, lakukan kira-kira 1 detik per putaran. Fungsi senaman leher adalah melatih otot leher agar lebih lentur sewaktu menekuk leher lawan ataupun mencari kepala lawan untuk dipukul.
  • Senaman badan, dengan cara memutar badan ayam kearah kiri dan kanan masing-masing 30 putaran. Ayam diputar dengan cara memasukkan tangan kita ke salah satu celah sayap ayam dan memutarnya secara perlahan (putaran kanan tangan di sayap kiri, dan sebaliknya). Fungsi senaman badan adalah untuk membiasakan ayam melakukan putaran saat bertarung, khususnya posisi kaki dan badan.
  • Senaman sayap + kaki, dengan cara mengangkat ayam pada dada dengan menggunakan telapan tangan. Ayam akan terlihat seakan-akan memberikan pukulan kaki ke lawan di depannya sekaligus mengepakkan sayapnya, latihan ini dapat diberikan 30 kali.
  • Senaman kaki, dengan cara menekang punggung ayam ke arah bawah sambil mendorongnya ke arah depan. Latihan ini biasa disebut dengan push-up ayam. latihan juga dapat diberikan 30 kali setiap harinya.
  • Senaman sayap, dengan cara menjantur ayam. Dalam menjantur ayam, jangan sekali-kali melakukan janturan secara statis, maksudnya ekor ayam dipegang terus menerus di atas sampai beberapa detik. Janturan statis hanya akan membuat kerusakan pada ekor ayam dan tak jarang menyebabkan kerusakan pada pinggang ayam. Janturan yang lebih bagus akan"Janturan ikutan". Dimana ayam diangkat setinggi-tingginya dengan kedua tangan, satu tangan memegang dada ayam dan satunya lagi memegang ekor di dekat panggal. Kemudian tangan di dada ayam di lepas sambil tangan satunya yang memegang pangkal ekor ikut turun kebawah searah dengan jatuhnya ayam. Latihan ini dapat dilakukan 5-10 kali.
  • Senaman di atas sudahlah cukup di pagi harinya dan biasanya akan memakan waktu 5-10 menit untuk menyelesaikan seluruh senaman tersebut. Setelah ayam mendapat senaman, maka ayam kita lepaskan sebentar untuk melemaskan kembali otot-ototnya sekitar 5 menit, kemudian langsung bisa dimandikan dan dijemur di panas pagi hari. Memandikan ayam tidak perlu terlalu basah, ini hanyalah untuk menyegarkan ayam setelah memperoleh senaman. Ayam dijemur jangan terlalu lama, 15 menit waktu penjemuran sudah cukup. Setelah dijemur, ayam bisa dilepas kembali ataupun dimasukkan ke kandang umbaran sampai siang hari. Di siang hari ayam diistirahatkan di kandang tidurnya, kalau istilah kami diberikan "Bobok Siang".
Setelah memperoleh Bobok Siang, di sore hari di pukul 16.00-17.00 ayam kembali kita beri training. Training yang akan kita berikan adalah "Training Lari" yang dapat dilakukan melalui lari kurung/songkok (sorry kalo istilahnya beda di kota lain).
Untuk lari kurung, alat bantu yang kita perlukan yaitu sepasang kurungan ukuran besar dan kecil dan 1 ekor ayam pejantan lainnya. Ayam jantan lainnya di letakkan di dalam kurungan kecil, kemudian ditutup kembali dengan kurungan besar sehingga terdapat jarak sekitar 10cm. Kemudian ayam yang akan kita latih dilepaskan di luar kurungan besar. Bila kita lakukan hal ini, maka ayam yang menerima latihan akan mencoba untuk bertarung dengan ayam yang terletak di dalam kurungan kecil. Karena adanya jarak antar kurung kecil dan besar, maka ayam akan terus mencari-cari celah untuk bertarung yang akhirnya membuatnya berlari terus menerus mengelilingi kurungan besar. Lari ayam akan dimulai perlahan dan semakin cepat sejalan dengan semangatnya untuk bertarung, latihan ini bisa kita lakukan 15-30 menit setiap harinya.
Setelah memperoleh latihan lari, ayam kembali kita lepaskan 5 menitan untuk melemaskan otot-ototnya. Setelah itu ayam akan kita berikan vitamin dan suplemen.
Setelah sehari-melakukan rawatan Fisik ayam maka training yang selanjutnya harus kita lakukan adalah memperkuat mental dan pengalaman tarung ayam. Satu-satunya cara yang dapat kita lakukan adalah dengan menjajal ayam dengan untulan ataupun ayam petarung lainnya. Latihan ini sangat diperlukan oleh ayam petarung yang akan diturunkan ke gelanggang untuk memperkuat mental dan memberikan pengalaman tarung yang lebih padanya.
Dalam waktu 30 hari, semakin banyak latihan jajal yang kita lakukan maka semakin baik hasil yang akan kita peroleh. Jajal bisa dilakukan 5 hari sekali, dan paling sedikit adalah 7 hari sekali, sehingga dalam waktu training 30 hari ayam akan menerima minimal 4-7 kali latihan tarung.
Jajalan yang biasa kami lakukan adalah di sore hari di pukul 16.00-17.00. Bila ayam memperoleh latihan jajal, maka latihan lari tidaklah perlu dilakukan. Di Jajalan pertama, tidak perlu dilakukan terlalu lama, biasanya hanya 1 ronde (10 menit) dan inipun dilakukan dengan membungkus paruh dan jalu ayam baik untuk ayam yang akan dilatih maupun lawan tandingnya. Tujuan membungkus paruh dan jalu ayam selain untuk menghindari terjadinya luka pada ayam yang akan dilatih adalah untuk meningkatkan emosi ayam bila bertarung. Paruh dan jalu yang dibungkus akan membuat ayam susah untuk melakukan pukulan dan kebanyakan hanya mengeluarkan teknik-teknik yang memberikan banyak gerakan cepat sehingga sangat bagus untuk otot-otot ayam. Sampai dengan jajal ke-2, kita tetap membungkus paruh dan jalu ayam dan jajal dilakukan sama selama 10 menit.
Di jajal ke-3 sampai ke-4, paruh dan jalu masih dalam keadaan terbungkus, durasi jajal ditingkatkan menjadi 2 ronde (2x10 menit).
Di jajal ke-5, latihan mulai mencapai puncaknya dan jajal kita lakukan 3x10 menit, paruh dan jalu ayam yang akan kita latih tidak akan kita bungkus, akan tetapi paruh dan jalu lawan masih dalam kondisi dibungkus. Di jajal ke-5 ini, akan terlihat perbedaan dan peningkatan gaya, kecepatan dan pengalaman tarung ayam yang sedang kita latih. Biarkan ayam melakukan pukulan-pukulan ke arah lawan yang kondisi paruh dan jalunya terbungkus, sehingga disinilah akan mulai membentuk mental tarung yang sepenuhnya. Mental dan Rasa percaya diri ayam akan meningkat dengan baik karena terus-terusan bisa memukul lawan dengan mudah. Walaupun terkesan seperti menyiksa lawan tarung, hal ini sangat diperlukan bagi ayam yang kita latih. Di jajal ke-5 ini, bisa kita pastikan kalau memang ayam yang kita latih adalah tipe ayam pukul, maka rata-rata pukulannya akan mengenai tempat-tempat vital lawan. Bila ayam tersebut adalah tipe jalu, maka minimal di 5 menit pertama, beberapa tikaman sudah tersarang ke lawan tarungnya. Bila tidak ada satupun tikaman jalu yang tersarang, berarti ayam yang kita latih bukan tipe ayam jalu, sebaiknya jalu yang dimilikinya kita potong saja karena akan merugikannya bila di gelanggang harus bertemu dengan lawan lain yang memiliki jalu.
Di jajal ke-6, latihan sudah masuk ke tahap seperti aslinya. Paruh lawan tarung sudah tidak dibungkus lagi, akan tetapi jalu lawan tetap kita bungkus untuk menghindari luka serius pada ayam yang kita latih. Jajal ke-6 tetap selama 3x10 menit. Di jajal ini ayam yang kita latih akan merasakan bagaimana menerima patukan-patukan dan banyak pukulan dari lawan. Dan yang pasti ayam yang kita latih akan mengalami pendarahan disekitar mukanya akibat patukan. Hal yang kita harapkan adalah, semakin banyak patukan dan darah di mukanya, maka semakin tinggi semangat dan mental tarungnya. Hal ini karena ada sedikit mitos tentang ayam petarung, bahwa semakin banyak darah yang dikeluarkannya maka akan semakin tinggi pula semangat tarungnya.
Setelah jajal ke-6 adalah saatnya untuk istirahat minimal selama 5 hari untuk menyembuhkan luka dan mengembalikan tenaganya. Ayam tidak perlu menerima latihan lari di sore hari, senaman pagi tetap kita lakukan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kelelahan yang terlalu tinggi pada ayam. Bila di jajal ke-6 ayam mengalami banyak luka di bagian muka, maka pengobatan harus dilakukan agar luka-luka cepat kering dan sembuh. Bekas-bekas luka yang timbul secara tidak langsung memberikan nilai lebih bagi ayam, karena kulit-kulit mukanya akan semakin tebal dan lebih tidak mudah untuk terluka.
Setelah masa istirahat dan penyembuhan luka selesai, maka jajal ke-7 (terakhir) bisa kita lakukan. Bagi kami, jajalan ini adalah yang terakhir
sebelum ayam dapat turun ke gelanggang. Jajalan dilakukan full 5x10 menit ataupun sampai lawannya lari, diusahakan untuk mencari lawan tarung yang memiliki mental yang cukup kuat sehingga dapat menyelesaikan maksimal tarung 5x10 menit.
Di jajal ke-7 ini, ayam yang kita latih harus mampu menyelesaikan 5x10 menit durasi tarung, bila ternyata ayam tidak mampu dan dironde ke 4 atau ke-5 tenaga ayam habis dan tidak bisa memukul lagi, maka jajal kita stop dan berarti ayam yang kita latih belum siap untuk turun ke gelanggang. Ayam yang siap ke gelanggang adalah ayam harus mampu menyelesaikan durasi tarung minimal 5x10 menit.
Hal yang perlu diingat bahwa,sebisanya lawan-lawan tanding yang diperoleh ayam yang kita latih memiliki teknik tarung yang berbeda-beda sehingga pengalaman yang akan diperolehnya pun akan semakin banyak.
Akhir kata, semakin banyak jajal yang diterima ayam yang kita latih, maka akan semakin kuat mental dan pengelaman tarung yang diperolehnya. Akan tetapi semua jajalan yang kita lakukan tetaplah harus memperhatikan unsur kehati-hatian, karena kalau tidak, tak jarang upaya latihan yang telah kita berikan hanyalah sia-sia belaka.
Setelah sehari-hari melakukan rawatan Phisik dan Mental ayam, maka perawatan yang terpenting lainnya adalah menjaga pola makan dan suplemen yang akan kita berikan ke ayam. Pola makan dan suplemen ayam harus kita jaga sebaik-baiknya dengan teratur dan disiplin, sehingga saat memperoleh latihan senam dan jajal, ayam tidak akan mengalami kekurangan gizi (sakit kuning).
Makanan Utama
Untuk pemberian makanan utama
, dapat dibedakan untuk jenis ayam yang akan kita latih. Bila ayam yang dilatih adalah tipe pukul, maka makanan yang diberikan harus lebih banyak mengandung unsur karbohidrat dan protein untuk memperkuat otot-ototnya. Kandungan lemak juga penting untuk ayam tipe pukul untuk cadangan tenaganya. Makanan utama yang biasa kami berikan adalah Jagung yang telah direndam semalaman ataupun campuran antara Jagung gabah dengan perbandingan 1:1. Pemberian makanan utama diberikan di pagi hari setelah menerima latihan senaman dan di sore hari setelah menerima latihan lari. Bila di Sore hari ayam menerima latihan jajal, maka makan sore tidak perlu dilakukan.

Untuk tipe ayam jalu, maka Makanan utama harus banyak mengandung karbohidrat, akan tetapi tidak perlu mengandung terlalu banyak protein dan lemak. Ayam jalu memerlukan kelincahan pukulan sehingga kandungan karbohidrat yang terpenting untuk tenaga, sedang kandungan lemak dan protein hanya akan membuat ayam mengalami peningkatan berat badan dan pembentukan otot yang tidak terlalu diperlukan. Makanan yang biasa diberikan adalah gabah rendaman murni ataupun campuran gabah jagung dengan perbandingan 3:1.Pemberian makan utama sama dilakukan seperti di atas.
Dalam pemberian makanan utama, takaranya tidak perlu terlalu banyak sampai-sampai tembolok ayam sangat besar, akan tetapi diberikan sesuai dengan ukuran berat badannya, yang bisa diberikan dengan perbandingan berat badan dengan makanan adalah 15-20:1 sesuai dengan kebutuhannya. Dengan kata lain bila berat badan ayam adalah 4kg, maka sekali makan bisa diberikan sebanyak 200-250gram sesuai dengan tingkat nafsu makan ayam. Dan jangan lupa untuk memberikan ayam minum setelah makanan utamanya dihabiskan.
Makanan/Vitamin Suplemen Makanan/Vitamin Suplemen biasanya diberikan di malam hari tepat sebelum ayam tidur di malam harinya, hal ini ditujukan agar seluruh kandungan gizi yang diberikan dapat terserap dengan baik pada ayam. Makanan dan vitamin suplemen yang diberikan rutin setiap harinya adalah sebagai berikut:
  • Vitamin lengkap A,B Compex,C,D,E,K yang diberikan masing-masing 1 butir. Vitamin yang diberikan tidak perlu vitamin yang mahal, kami biasa memberikan vitamin keluaran IPI.
  • 1/2 jempol gula merah yang dilunakkan dengan air (Untuk tambahan karbohidrat)
  • 1/4 atau 1/2 buah Tomat. (Untuk menyegarkan dan membantu pencernaan ayam)
  • 1 Butir telur puyuh bulat yang telah direbus. (Untuk tambahan protein). Untuk tipe ayam jalu pemberian telur puyuh rebus bisa diperjarang menjadi 2-3 hari sekali.
Suplemen yang diberikan 4-5 hari sekali (sebaiknya di malam setelah ayam memperoleh latihan jajal):
  • 1 butir pil minyak ikan. (Untuk mempercepat pertumbuhan dan memperkuat bulu)
  • 1 butir pil kalq. (Untuk memperkuat tulangan)
  • 1/4 jempol kunyit (Untuk membantu pencernaan dan menyehatkan perut ayam)
Bila kita ingin memperoleh hasil yang lebih maksimal, seminggu sekali ayam bisa diberikan suplemen Brands sari pati ayam sebanyak 1 buah sendok teh. Akan tetapi pemberian ini tidak terlalu diperlukan hanya ditujukan untuk memaksimalkan pemberian makanan.
Perlu diingat bahwa, selama periode training sebelum turun ke gelanggang, latihan senam dan jajal yang kita lakukan pada ayam akan sangat sangat menguras tenaga ayam sehingga pola makan dan suplemen yang baik dan teratur sangatlah diperlukan untuk menjaga keseimbangan kesehatannya. Banyak cara ataupun metode lain ataupun suplemen lain yang diberikan oleh penggemar kepada ayam, akan tetapi pola makan dan suplemen di atas sudahlah sangat cukup bagi ayam yang kita latih untuk turun ke gelanggang. Dan selain itu faktor biaya perawatan juga harus menjadi perhatian kita.
Memang benar, bila dilihat dari pola latihan senam, jajal, serta pola makan dan suplemen akan sangat banyak menguras tenaga dan biayanya, akan tetapi hal ini akan menjadi setimpal dengan hasil dan kesenangan yang akan diperoleh bila nantinya ayam yang kita turunkan ke gelanggang memperoleh kemenangan. Dan bila hal ini dapat kita peroleh, maka tenaga dan biaya yang kita keluarkan akan terasa lebih ringan.
Akhir kata, pola makan dan suplemen di atas adalah kebiasaan yang kami lakukan sewaktu melakukan perawatan ayam untuk turun ke gelanggang, akan tetapi seluruh pola di atas dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dari masing-masing penggemar.
Setelah kita selesai melakukan latihan senaman, latihan jajal serta menjaga pola makan dan suplemen sehari-hari pada ayam yang kita latih, maka hal yang tetap perlu kita lakukan adalan melihat sejauh mana perkembangan kemajuan persiapan ayam untuk turun ke gelanggang. Seluruh latihan dan pola makan yang kita berikan kita harapkan nantinya akan mampu memberikan hasil yang maksimal sewaktu ayam bertarung di gelanggang yang akhirnya akan membuahkan kemenangan.
Dan sebagai penutup, hal terakhir yang perlu kita lakukan adalah memberikan usaha terakhir sebelum ayam turun di gelanggang. Dan hal ini kita lakukan adalah tepat di malam hari sebelum ayam turun ke gelanggang. Hal yang kita lakukan dengan memberikan suplemen terakhir bagi ayam kesayangan kita. Suplemen yang diberikan ditujukan agar ayam mampu mengeluarkan dan menghasilkan tenaga yang maksimal sewaktu bertarung.
Banyak macam suplemen terakhir yang diberikan sebelum bertarung, akan tetapi hal yang biasa kami berikan adalah dengan memberikan suntikan suplemen Neurobion cair sebanyak 2-3cc. Memang ini terkesan seperti memberikan dopping ke ayam, akan tetapi dari pengalaman yang kami peroleh cukup baik memberikan hasil bagi ayam yang diturunkan ke gelanggang.
Neurobion cair dapat dibeli secara bebas di apotik, dan ini memang diperuntukkan bagi manusia untuk meningkatkan stamina, dan bagi ayam hal yang sama juga dapat kita peroleh.
Akan tetapi, pemberian suntikan neurobion tidak bisa sembarangan dilakukan, biasanya suntikan diberikan tepat di malam hari sebelum ayam turun ke gelanggang di besoknya dan diberikan pada saat ayam benar-benar dalam kondisi tenang, biasanya kami berikan tepat saat ayam akan tidur di malam hari.
Banyak pertanyaan mengapa hal ini harus dilakukan pada saat kondisi ayam sedang tenang dan saat hampir tidur. jawabannya adalah karena cairan neurobion ataupun sejenis dopping ayam lainnya akan secara langsung berpengaruh terhadap metabolisme ayam khususnya aliran darah dan jantung ayam. Sehingga bila diberikan saat ayam sedang aktif, maka lebih cenderung menyebabkan ayam menjadi semakin aktif bahkan bisa-bisa tidak tidur semalaman yang menyebabkan kecapaian di besok harinya. Dan tak jarang menyebabkan efek negatif terhadap ayam seperti pernafasan yang berat (mulut cengap-cengap) dan bisa-bisa muka ayam menjadi merah padam bahkan biru. Sehingga atas alasan inilah mengapa pemberian harus kita lakukan saat ayam tenang dan hampir tidur sehingga tubuh ayam lebih gampang menyesuaikan cairan/dopping yang baru disuntikkan padanya.
Perlu diingat bahwa pemberian neurobion ataupun dopping lainnya haruslah sesuai dengan dosisnya, jangan pernah memberikan suntikan neurobion lebih dari 3cc karena hanyalah efek negatif yang jadinya akan timbul pada ayam. Setelah diberi suntikan, maka sebisa mungkin ayam harus benar-benar bisa kita istirahatkan dan tidur bila ayam menjadi semakin aktif maka bisa dipastikan besok hari bukanlah waktu yang tepat untuk menurunkannya ke gelanggang.
Di pagi hari sebelum ayam kita bawa ke gelanggang, hal terakhir yang biasa kami lakukan adalah memberikan ayam setengah (1/2) jempol gula merah lunak dan parutan seperempat (1/4) timun dan diberikan minum secukupnya. Ayam tidak perlu diberikan makan karena masihlah cukup kandungan gizi dari hasil pemberian kita di hari-hari sebelumnya. Jangan lupa, pemberian suplemen vitamin, minyak ikan, telur puyuh, dan lain-lain harus di stop 1 hari sebelum ayam diturunkan ke gelanggang.
Akhir kata, setelah seluruh upaya kita memberikan latihan dan menjaga pola makan pada ayam, hal terakhir yang kita lakukan adalah berharap semoga ayam yang akan kita turunkan ke gelanggang dapat menang.
Jangan lupa, apapun cerita dan hasilnya, Ayam akan kalah dengan ayam. Kalau memang kita memutuskan untuk turun ke gelanggang, maka menang atau kalah adalah hal yang biasa dan harus kita terima. Tapi walaupun begitu paling tidak kita telah memberikan usaha yang maksimal pada ayam kesayangan kita.

TIPS AJAIB MENGUATKAN LEHER AYAM PETARUNG

0



Untuk menguatkan otot leher sekaligus otot menjadi lentur Tbp sedikit ingin berbagi tips sederhana.

tips yang pertama:
Setiap sore hari ayam di lap dengan kain basah,mulai dari kepala,leher,dada,paha,ketiak,punggung,ekor dan kloaka ayam,(tidak harus sampai basah kuyup)
setelah itu ayam dibiarkan diatas tangkrinngan, karna ayam akan berusaha mengeringkan bulu-bulunya yang di lap tadi dengan caea mematuk bulu leher,bulu dada,paha,ketiak,punggung,ekor dan kloaka, dengan rutinitas setiap hari seperti itu secara tidak langsung seorang botoh melatih otot-otot leher menjadi kuat dan lentur.
selain itu juga akan menguatkan kulit ayam aduan.


Tips kedua:
Agar otot leher ayam bangkok menjadi kuat dan ideal maka harus dilakukan latihan secara rutin. 
Cara yang dilakukan untuk melatih otot leher ayam bangkok adalah dengan memegang bagian depan dan  bagian belakang dari tubuh ayam bangkok dengan kedua pergelangan tangan. Bagian paha tertumpu pada pergelangan tangan kiri, sedangkan pergelangan kanan untuk menumpu leher. Dalam posisi jongkok, kita gerakkan kedua pergelangan tangan tersebut ke depan, belakang, kiri dan ke kanan.

Ayam Bangkok dgn sendirinya akan mengikuti arah gerakan tangan kita. Ayam bangkok yg terbiasa dgn latihan seperti ini biasanya akan memiliki leher dgn susunan otot yg kompak dan kokoh. Latihan semacam ini juga berguna untuk memperkuat otot-otot bagian kaki, karena bagian ini secara akan bergerak aktif juga.
Di tahap awal latihan dpt dilakukan kira-kira 2 menit, kemudian seminggu kemudian meningkat menjadi sekitar 3-4 menit dan jika ayam sudah terbiasa dengan latihan semacam ini dapat dilakukan secara rutin selama 5 menit setiap hari.
Kriteria leher ayam Bangkok yang ideal adalah leher yang lentur agar mudah menghindar, kokoh untuk menahan pukulan dan liat, sehingga efektif untuk mengunci.
Cara lain untuk melatih leher ayam adalah dgn rajin mengurut. Dan ketika ayam sudah berumur untuk uji coba tarung/abar, maka setiap pukulan yg diterima leher ayam bangkok secara alami membuat otot leher menjadi lebih ideal.

Ukuran leher ayam harus proporsional, maksudnya tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. Leher ayam yang terlalu panjang akan membuat ayam bangkok sulit menghindar dari pukulan lawan. Sebaliknya dengan leher ayam yg terlalu pendek, akan membuat ayam sulit untuk mengunci lawan.

Yang perlu diperhatikan juga adalah ruas tulang leher harus rapat, karena banyak kasus ayam kalah dalam gelanggang disebabkan pukulan ke arah leher yg membuat ruas tulang terbuka sehingga syaraf yg ada di leher terganggu dan terjadi cedera tulang..

Jenis ayam petarung terbaik di asia

0

Jenis-jenis ayam petarung


Gaichon (Thai Game)
taji bangkok

Gaichon (Thai Game) yang sangat populer dengan banyak peternak gamefowl dalam dan di luar Thailand. Dua varietas telah distandarkan oleh Masyarakat Konservasi Thailand Gamefowl. Fitur Breed: kepala kecil, peacomb, badan kompak pendek, ekor panjang berkembang dengan baik, tinggi ditempatkan. Dilihat dalam berbagai warna. Berat 2,5 sampai 4 kg (5,5-8,8 Kg).

Petarung dari Burma
pusat kebugaran ayam laga

Petarung dari Burma sesuai dengan cockers Thailand  mirip dengan Gaichon Thailand tetapi umumnya menurunkan ditempatkan. Burung-burung Burma semakin populer juga dan mereka sudah ada di AS dan Eropa. Itu melawan burung di taji alam. Breed fitur: kepala kecil, peacomb, badan kompak pendek, ekor panjang dikembangkan dengan baik dan menengah ditempatkan. Tersedia dalam berbagai warna. Berat 2,5 sampai 4 kg (5,5-8,8 Kg).

Petarung dari Malaysia
game cock pekanbaru

Petarung dari Malaysia (jenis Malayoid) sangat mirip dengan Burma dan burung Thailand (lihat keterangan di Burma Game dan Thailand). Namun, beberapa jenis burung mencerminkan transisi antara tipe Thai-Burma ramping dan kuat membangun Kulang Asil. Breed fitur: kepala kecil, peacomb, badan kompak pendek, ekor dikembangkan dengan baik dan menengah ditempatkan. Dilihat dalam berbagai warna. Berat 2,5 sampai 4 kg (5,5-8,8 Kg). Jenis-Malayoid itu bertempur di taji alam. Tipe lain dari burung Malaysia adalah Bankiva-jenis gamefowl. Ini adalah burung, cepat tangkas yang cocok slashers baja.

Laga Filipina
www.poultryshop12.com

Gamefowl Filipina negeri adalah mayoritas hari ini dan kalah jumlah oleh banjir Permainan Amerika (misalnya, Hatch, Kelso, Demokrat, Tarheels, Whitehackles, Miner Bleus, dan sebagainya). American Games yang dibiakkan untuk bertarung di taji logam (gaffs, slashers, pisau panjang dan pendek). Burung-burung yang cepat, akurat dan tangkas. Karena strain reputasi AS mereka mengambil alih supremasi di Filipina. Breed profil: sisir tunggal, rosecomb dan peacomb (disilangkan dengan gamefowl Asia). eyecolour putih, merah, oranye dan coklat, pisau putih, kuning, abu-abu (tergantung pada warna bulu), merah atau wajah hitam, lini belakang miring ke bawah, ekor ke atas menunjuk. Berbagai warna. Description: burung domestik Filipina umumnya lebih tinggi di stasiun. Berat maks. approx. 2, 5 Kg (5,5 lbs). Kecil populasi di excists Eropa. Foto (kiri): burung dari Legaspi Foto kanan: Super-SS-Gamefarm (Tanjay / Filipina)

Ayam Bangkok
http://www.poultryshop12.com

1960 dan seterusnya beberapa bahasa Indonesia kaya cockers Laga Thailand mulai mengimpor langsung dari Thailand. Tapi sangat cepat impor dihentikan karena kenaikan harga. Pemijahan Ayam Hower berhasil dilanjutkan Bangkok. Berat 2,5 sampai 4 kg (5,5-8,8 Kg). Ayam bangkok bertarung di taji alami saja. Burung: Harahap Mr.Adek (Indonesia)

Ayam Bali (Bali Game)
http://www.poultryshop12.com

Ayam Bali sangat cepat dan agresif Bankiva gamefowl (kiri gambar). Mereka bertarung dengan taji terpanjang di dunia baja yang lebih dari 10 cm = 3,9 inci (pisau lurus dan melengkung). Kedua tipe tersebut slashers (untuk menusuk dan memotong). Perkelahian sangat singkat, hanya beberapa menit. Dalam gaya ini hanya satu pesaing akan meninggalkan pit hidup. Breed hanya digunakan untuk keperluan pertempuran dan di mana mereka berasal dari Indonesia tidak digunakan untuk keperluan pameran. Warna sangat penting bagi cockers Bali karena mereka percaya bahwa mereka mewakili kekuatan spiritual. Mereka bahkan kalender lunar untuk mengetahui apakah bijaksana untuk menahan warna tertentu (atau tidak untuk melawan dengan itu). Tanda-tanda berkembang biak umum: sisir tunggal (disebut atau undubbed), oranye eyecolour, merah atau coklat, putih batang, kuning, ekor mengarah ke atas, stasiun merupakan tingginya sedang. Berbagai warna. Approx.1 bobot 2,5 kg (2,2 tot £ 5,5). Tapi permainan ini dikenal sebagai berkembang biak Bali jenis yang sama dapat ditemukan di Asia Tenggara. Di Bali, ada juga (gambar kanan) Malayoid cahaya jenis gamefowl (bahkan berbagai leher telanjang). Foto sumber: internet (? Peternak tidak diketahui) Foto: leher telanjang "Ayam Hias Berbagai" (1991) Frans Sudiro (Indonesia)


Ayam Saigon - Ayam Vietnam

http://www.poultryshop12.com
petarung asal vietnam ini merupakan, produk petarung terkuat yang pernah ada , dibanding dengan jenis yang lain saigon adalah yang ter kuat , tertangguh dan paling tahan pukul. tetapi teknik kurang bagus. Ayam saigon ada juga yang tidak gundul hampir mirip ayam bangkok yang berukuran besar.


Sumatra
http://jagoopacok.blogspot.com

Sumatera telah diimpor ke AS sekitar tahun 1850 dan telah dikembangbiakkan dengan baik , dan lebih dikenal dengan sebutan Black Sumatera. Awalnya ayam ini digunakan sebagai ayam petarung, tetapi karena dirasa memiliki keunikan dengan bulu ekor yang panjang dan lebat , maka ayam ini lebih sering digunakan sebagai ayam hias.  Di Indonesia sendiri ayam ini masih misteri, karena belum pernah ada yang memiliki , dan hanya mitos2 belaka.

Bentuk Ciri Fisik Ayam Bangkok Jika Di Lihat Berdasakan Primbon

0

Memiliki ciri fisik  ayam yang baik dapat memberikan berkah bagi pemiliknya.pasalnya katuranggan terkait secara tidak langsung terhadap wibawa ayam yang dapat membuat musuh takut hanya dengan mendengar kokoknya.

Selama ini,para pencinta ayam bangkok di indonesi banyak yang berpegang teguh kepada primbon jawa yang beberapa isinya berisi tentang ciri,bentuk dan katuranggan.kepercayaan katuranggan sudah menjadi tradisi turun temurun.ini semua tergantung kepercayaan pribadi kita masing-masing.

Katuranggan dapat di artikan pengetahuan kusus tentang bentuk badan atau ciri fisik.primbon dan katuranggan merupakan ilmu dan budaya turun temurun yang harus di lestarikan.


Informasi dalam blog ini tidak bertujuan untuk melecehkan primbon dan katuranggan.primbon dan katuranggan merupakan ilmu dan budaya yang harus di lestarikan.meskipun sebagian besar penghobi ayam petarung menerapkan ilmu katuranggan ayam.sebaliknya,dalam memilih ayam juga didasari prinsip yang logis.

Memilih ayam yang berkualitas tidaklah mudah.terlebih,saat tidak ada ayam lain untuk menguji dengan teman latih tanding atau sparing.karena itu,sebelum anda memilih dan membeli ayam,perhatikan katuranggan dan ciri fisiknya.berikut ini beberapa isttilah katurangan ayam petarung jika kita lihat dari primbon jawa.

1.Ayam Kinatan. bulu ayam atau ules berwarna putih cemerlang,kususnya di bagian paruh,mata dan kaki.ayam ciri ini bisa membawa keberuntungan dalam berdagang dan tolak bala penyakit dan ilmu hitam.

2.Gagak Limang.Bulu ayam atau ules berwarna hitam kilap,dengan bulu sayap rangkap dua.bentuk sayap menyilang menyerupai gunting.ayam ini tipe ayam Jawara.

3.Geger Karang.Bagian sayap paling ujung terddapat satu bulu berwarna putih.ayam jenis ini memiliki karakter yang sangat ulet dan tidak mudah menyerah.

4.Songgo Bumi.Saat posisi tidur bagian leher di selonjorkan lurus ke depan menyentuh tanah.ayam ini memiliki kelebihangaya bertarung mengunci lawan dan tahan pukul.ayam ini memiliki mental tarung yang sangat bagus.

5.Bima Kurda.Bagian dada terdapat bulu yang berukuran lebar.ayam ini memiliki wibawa yang bagus dan selalu jawara.

6.Kopek dan kopyor.Jika di pegang ayam terasa berbadan empuk berdaging dan di goyang seperti lunak dan hancur menyerupai kelapa kopyor.Kelebihan ayam ini kopek memiliki pukulan yang dapat membutakan mata lawan.kopyor memiliki penampilan yang dapat membuat musuh gemetar.


Membangun Mental dan Fisik Ayam Aduan

0


Trauma, berhati kecil, tidak sehat? sudah menjadi siklus dalam keseharian, ups hal ini juga yang terjadi pada ayam aduan seperti: Tidak bersemangat/kurang agresif terlihat loyo, hmm mungkin yang harus pertama kali dilakukan adalah pengobatan seperti p3k. Hehehe. Untuk mengembalikan kondisi serta fisik agar seperti sediakala dapat dilakukan dengan berbagai cara asalkan bukan penyakit bawaan. Nah, diantaranya: Jika ayam sakit lekas untuk dirawat dengan memberikan obat vaksin/jamu yang biasa sobat gunakan masing-masing. Banyak obat yang tersedia ditoko baik siap pakai ataupun membuat sendiri dari bahan rempah-rempah. Ayam yang terlihat loyo jangan sampai tidak diperhatikan, ketika pada kondisi ini memaksa untuk abar maka tidak jarang akan lari dengan sendirinya, bisa jadi trauma. Jika ayam mencapai umur 1 tahun atau pada masa pergantian bulu sebaiknya cepat dilakukan agar saat istirahat panjang tersebut dijadikan pemulihan yang baik, catatan: ayam dalam keadaan sudah sehat.Pergantian bulu (truwuluan, Jawa) ini dapat menghilangkan ingatan yang usai dilalui kemudian ayam akan cepat berani dan agresif terhadap lawan, seharusnya dilakukan pelatihan secara bertahap. Mengumbar dengan membaurkan ayam betina bersama ayam jantan berpengaruh pada kepercayaan diri (tidak ada ayam jantan lain) yang lebih kecil tidak masalah ini diperuntukkan dalam membangun mental kepemimpinan. Memberikan pakan daging kambing atau belut satu minggu sekali saja. Perawatan yang teratur akan lebih cepat dalam proses pemulihan mental. Kondisi pada saat pemulihan tidak terlalu mengolah fisik. Untuk itu abar secara bertahap dengan waktu yang sedikit terus bertambah dapat melemaskan otot agar tidak kaku, setelah stabil "kondisi sehat" lakukan perawatan biasa sehari-hari baik memandikan kemudian melatihnya.


Tips Menyambung Bulu Ayam Bangkok Yang Patah

0


Tips menyambung bulu ayam bangkok aduan yang patah

Bulu ayam bangkok aduan yangg rusak/patah bisa disambung. Kebanyakan disambung dengan cara 'ditusuk' pada pangkal, atau ada juga yg disambung tempel.
Berikut ini sedikit tips cara menyambung bulu dengan menggunakan jarum pentul.

Alat dan bahan yg harus disiapkan :
1. Tang potong.
2. Lem power glue.
3. Jarum pentul (pentulnya dibuang).
4. Pisau lipat
5. Bulu penyambung (bentuk harus diupayakan sama dengan bulu yang patah di sayap).
6. Selongsong pangkal bulu yang sudah dipotong 2 cm.

Cara yang dapat dilakukan :
1. Potong bulu yg akan dijadikan sambungan. Sesuaikan ukurannya dengan bulu yang patah serta panjang bulu harus diatur agar serasi dengan bulu-bulu lain di sayap.
2. Tusukan jarum pentul yang sudah dibuang pentulnya ke dalam bulu yang sudah dipotong. Sebelum ditusukan, celupkan dulu jarum ke dalam power glue.
3. Ujung jarum yang lain ditusukan ke dalam bulu yg patah. (jangan lupa jarum diberi power glue dulu).
4. Tekan perlahan-lahan, sampai bulu menyatu dengan baik. Penusukan harus lurus.
5. Ambil selongsong pangkal bulu dan belah menjadi dua bagian.
6. Sambungan bulu yg sudah terpasang di beri lem power glue.
7. Rekatkan selongsong yg telah dibelah dua tadi.
8. Tekan supaya menempel erat.

Sedangkan dengan cara tempel :
Siapkan bahan yg diperlukan terlebih dahulu:
1. Pisau cutter
2. Lem sepatu ( pakai lem fox)
3. Sambungkan bulu ayam

Dengan langkah-langkahnya adalah sbb :
1. Rapikan bulu yang akan di sambung dan potong dengan pisau cutter ujungnya secara miring arah atas ke bawah kemiringan 45 derajat.
2. Potong juga sambungan bulu ayam yg disediakan, dengan arah bawah ke atas dengan kemiringan 45 derajat.
3. Coba diukur dengan bulu yang akan di sambungkan. pastikan sambungan dan panjangnya sudah cocok dan pas.
4. Siapkan lem sepatunya dan berikan ke masing-masing sambungan bulu tersebut, secukupnya
5. Bila sudah kering tempelkan masing-masing ujung sambungan bulu ayam tersebut, sambil ditempelkan. dan jangan lupa posisi/kemiringan sambil di perhatikan.


resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut