Selamat Berkunjung Di ayamlaga1234.blogspot semoga informasi yang ada di blog ini dapat menambah wawasan kita sesema pencinta ayam laga...!!!!

0 Membangun Mental dan Fisik Ayam Aduan

18:29 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]


Trauma, berhati kecil, tidak sehat? sudah menjadi siklus dalam keseharian, ups hal ini juga yang terjadi pada ayam aduan seperti: Tidak bersemangat/kurang agresif terlihat loyo, hmm mungkin yang harus pertama kali dilakukan adalah pengobatan seperti p3k. Hehehe. Untuk mengembalikan kondisi serta fisik agar seperti sediakala dapat dilakukan dengan berbagai cara asalkan bukan penyakit bawaan. Nah, diantaranya: 
  • Jika ayam sakit lekas untuk dirawat dengan memberikan obat vaksin/jamu yang biasa sobat gunakan masing-masing. Banyak obat yang tersedia ditoko baik siap pakai ataupun membuat sendiri dari bahan rempah-rempah.
  • Ayam yang terlihat loyo jangan sampai tidak diperhatikan, ketika pada kondisi ini memaksa untuk abar maka tidak jarang akan lari dengan sendirinya, bisa jadi trauma.
  • Jika ayam mencapai umur 1 tahun atau pada masa pergantian bulu sebaiknya cepat dilakukan agar saat istirahat panjang tersebut dijadikan pemulihan yang baik, catatan: ayam dalam keadaan sudah sehat.Pergantian bulu (truwuluan, Jawa) ini dapat menghilangkan ingatan yang usai dilalui kemudian ayam akan cepat berani dan agresif terhadap lawan, seharusnya dilakukan pelatihan secara bertahap.
  • Mengumbar dengan membaurkan ayam betina bersama ayam jantan berpengaruh pada kepercayaan diri (tidak ada ayam jantan lain) yang lebih kecil tidak masalah ini diperuntukkan dalam membangun mental kepemimpinan.
  • Memberikan pakan daging kambing atau belut satu minggu sekali saja. Perawatan yang teratur akan lebih cepat dalam proses pemulihan mental.
Kondisi pada saat pemulihan tidak terlalu mengolah fisik. Untuk itu abar secara bertahap dengan waktu yang sedikit terus bertambah dapat melemaskan otot agar tidak kaku, setelah stabil "kondisi sehat" lakukan perawatan biasa sehari-hari baik memandikan kemudian melatihnya.

Read More »

0 Tips Menyambung Bulu Ayam Bangkok Yang Patah

19:47 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]

Tips menyambung bulu ayam bangkok aduan yang patah

Bulu ayam bangkok aduan yangg rusak/patah bisa disambung. Kebanyakan disambung dengan cara 'ditusuk' pada pangkal, atau ada juga yg disambung tempel.
Berikut ini sedikit tips cara menyambung bulu dengan menggunakan jarum pentul.

Alat dan bahan yg harus disiapkan :
1. Tang potong.
2. Lem power glue.
3. Jarum pentul (pentulnya dibuang).
4. Pisau lipat
5. Bulu penyambung (bentuk harus diupayakan sama dengan bulu yang patah di sayap).
6. Selongsong pangkal bulu yang sudah dipotong 2 cm.

Cara yang dapat dilakukan :
1. Potong bulu yg akan dijadikan sambungan. Sesuaikan ukurannya dengan bulu yang patah serta panjang bulu harus diatur agar serasi dengan bulu-bulu lain di sayap.
2. Tusukan jarum pentul yang sudah dibuang pentulnya ke dalam bulu yang sudah dipotong. Sebelum ditusukan, celupkan dulu jarum ke dalam power glue.
3. Ujung jarum yang lain ditusukan ke dalam bulu yg patah. (jangan lupa jarum diberi power glue dulu).
4. Tekan perlahan-lahan, sampai bulu menyatu dengan baik. Penusukan harus lurus.
5. Ambil selongsong pangkal bulu dan belah menjadi dua bagian.
6. Sambungan bulu yg sudah terpasang di beri lem power glue.
7. Rekatkan selongsong yg telah dibelah dua tadi.
8. Tekan supaya menempel erat.

Sedangkan dengan cara tempel :
Siapkan bahan yg diperlukan terlebih dahulu:
1. Pisau cutter
2. Lem sepatu ( pakai lem fox)
3. Sambungkan bulu ayam

Dengan langkah-langkahnya adalah sbb :
1. Rapikan bulu yang akan di sambung dan potong dengan pisau cutter ujungnya secara miring arah atas ke bawah kemiringan 45 derajat.
2. Potong juga sambungan bulu ayam yg disediakan, dengan arah bawah ke atas dengan kemiringan 45 derajat.
3. Coba diukur dengan bulu yang akan di sambungkan. pastikan sambungan dan panjangnya sudah cocok dan pas.
4. Siapkan lem sepatunya dan berikan ke masing-masing sambungan bulu tersebut, secukupnya
5. Bila sudah kering tempelkan masing-masing ujung sambungan bulu ayam tersebut, sambil ditempelkan. dan jangan lupa posisi/kemiringan sambil di perhatikan.
__________________________________________________________________
sumber papaji-al.com-gims
Read More »

0 Mitos Jengger Ayam Laga

19:43 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]

Bagi hobiis ayam aduan yang sudah berpengalaman tampaknya tidak mau meninggalkan katurangga (anatomi) dalam memilih jagoan yang dapat dihandalkan. Tentu saja beberapa katurangga bisa untuk mendeteksi kelebihan yang dimiliki ayam tersebut, salah satu contoh untuk mendeteksi nyali bisa dilihat dari jenggernya.Hampir setiap ayam jago memiliki jengger, namun jengger yang ada cukup bervariasi bentuknya, ada yang lebar, halus, kasar, bentuk bunga (mawar), nyumber dan lain sebagainya. Dari bentuk-bentuk yang ada dipercaya bentuk jengger yang blangkon (seperti topi jawa : red) memiliki mental yang cukup bagus. Bentuk jengger blangkon ini memiliki ujung jengger yang bagian belakang lebih panjang dari yang menempel di kepala, namun sampai ujung masih kelihatan seolah-olah menempel di kepala. Tidak hanya itu, jengger blangkon yang dinilai memiliki mental yang bagus juga harus lentur, tidak kaku meskipun bentuk jenggernya besar. Tentang motifnya bisa rata atau berbentuk bunga tidak masalah, hanya saja kalau rata besar terkadang sulit dipatuk lawan sementara jengger yang kecil atau berbentuk bunga lebih mudah diambil lawan.Ayam yang memiliki jengger blangkon kebanyakan tidak mudah menyerah, meskipun sudah terluka parah. Bahkan sering kali meskipun sudah tidak berdaya masih diam tidak mau menyerah (keok). Tentu saja ayam yang demikian sangat bagus jika diimbangi dengan tehnik dan pukulan yang istimewa. Kelenturan jengger ini juga menjadi acuan untuk memilih ayam aduan, kebanyakan jengger lentur dan halus memiliki keberanian yang luar biasa, selain itu juga tidak mudah terluka baik akibat patukan, pukulan maupun jalu. Bahkan kalaupun sempat berdarah jengger yang lentur biasanya lebih cepat berhenti dibanding dengan jengger yang keras.Berbeda dengan jengger yang bagian belakang yang langsung tegak lurus dengan bagian jengger yang menempel di kepala, biasanya mentalnya sangat jelek. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan saat turun di kalangan, bisa saja pukulan tidak terlalu telak, namun sudah merasa kesakitan sehingga membuatnya cepat kabur. Bentuk ayam yang demikian sering membuat kecewa pemiliknya, kadang bisa saja saat itu ayam masih kondisi unggul, karena memang memiliki tehnik dan pukulan yang bagus. Seperti yang dialami Yono saat turun di Lamongan, ayam andalanya sempat unggul telon (3 : 1), bahkan pada air pertama pukulanya sempat membuat goyah lawanya hingga 3 kali.Menginjak air (baca : ronde) kedua ayam masih unggul, tetapi begitu kena jiling (pukulan sakit) sekali saja langsung merasa kesakitan, hingga lupa ingatan. Melihat ayamnya sudah kelihatan tak berdaya, lantas Yono mengambilnya dan akhirnya dinyatakan kalah TKO. Seandainya ayam tersebut memiliki mental yang bagus, tentu pukulan yang disarangkan tersebut tidak dirasakan dan akan tetap bertahan, sehingga justru masih ada perlawanan. Mengingat secara tehnik dan pukulan masih unggul, bisa-bisa berbalik memenangkan pertarungan


Read More »

0 Cara Melatih Leher Ayam Laga

19:39 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]

Agar otot leher ayam bangkok menjadi kuat dan ideal maka harus dilakukan dan latihan secara rutin. Cara yang dilakukan untuk melatih otot leher ayam bangkok adalah dengan memegang bagian depan & bagian belakang dari tubuh ayam bangkok dgn kedua pergelangan tangan. Bagian paha tertumpu pada pergelangan tangan kiri, sedangkan pergelangan kanan untuk menumpu leher. Dalam posisi jongkok, kita gerakkan kedua pergelangan tangan tersebut ke depan, belakang, kiri & ke kanan.

Ayam Bangkok dgn sendirinya akan mengikuti arah gerakan tangan kita. Ayam bangkok yg terbiasa dgn latihan seperti ini biasanya akan memiliki leher dgn susunan otot yg kompak & kokoh. Latihan semacam ini juga berguna untuk memperkuat otot-otot bagian kaki, karena bagian ini secara akan bergerak aktif juga.
Di tahap awal latihan dpt dilakukan kira-kira 2 menit, kemudian seminggu kemudian meningkat menjadi sekitar 3-4 menit & jika ayam sudah terbias dengan latihan semacam ini dapat dilakukan secara rutin selama 5 menit setiap hari. Kriteria leher ayam Bangkok yang ideal adalah leher yang lentur agar mudah menghindar, kokoh untuk menahan pukulan & liat, sehingga efektif untuk mengunci. Cara lain untuk melatih leher ayam adalah dgn rajin mengurut. Dan ketika ayam sudah berumur untuk uji coba tarung/abar, maka setiap pukulan yg diterima leher ayam bangkok secara alami membuat otot leher menjadi lebih ideal.

Ukuran leher ayam harus proporsional, maksudnya tidak terlalu panjang & tidak terlalu pendek. Leher ayam yg terlalu panjang akan membuat ayam bangkok sulit menghindar dari pukulan lawan. Sebaliknya dengan leher ayam yg terlalu pendek, akan membuat ayam sulit untuk mengunci lawan.

Yang perlu diperhatikan juga adalah ruas tulang leher harus rapat, karena banyak kasus ayam kalah dalam gelanggang disebabkan pukulan ke arah leher yg membuat ruas tulang terbuka sehingga syaraf yg ada di leher terganggu dan terjadi cedera tulang ...
Read More »

0 Ciri-Ciri Umum Ayam Laga

19:08 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]


Ciri-Ciri Umum Ayam Laga 
Beberapa Ciri-Ciri penting Ayam Laga yaitu:
• Batok kepala dan tulang alisnya tebal.
• Bulu mengkilap dan kaku, terutama pada bulu sayap dan ekor.
• Kaki bersisik kasar, dengan bentuk dari persegi empat sampai bulat.
• Kepalanya berbentuk buah pinang.

• Ketika berdiri, sikap badannya tegak.
• Mata masuk ke dalam, sipit, dan jernih.
• Kulit muka kasar, tebal dan berwarna merah.
• Paruh besar, kuat melengkung, beralur mulai dari lubang hidung ke arah muka.
• Lubang hidung agak ke depan.
• Jari kaki panjang, kecil, kuat dan susunan jarinya mekar.
• Pandai memukul bagian vital lawan.
• Pukulan keras dan akurat.
• Semangat tarung tinggi.
• Tulang-tulangnya kasar dan rapat.
Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ayam Bangkok inilah yang membuatnya sangat terkenal kehebatannya di arena tarung di seluruh dunia.
Cara Cepat Mengenali Ayam Bangkok F1 
Cara cepat yang bisa kita lakukan untuk menentukan dan memilih apakah seekor ayam masih merupakan turunan F1 dari Bangkok asli, ataupun masih memiliki darah bangkok yang kental. Berikut beberapa ciri yang dapat dijadikan panduan:

1. Suara kokok ayam keras dan pendek.
2. Badan panjang, tulangan kasar dan kaku.
3. Pada pangkal paha belakang, terdapat bulu yang memiliki warna yang sama dengan leher, bahu dan punggung. 


Selain itu dari sisi warna, beberapa hal yang bisa dijadikan panduan yaitu:
1. Warna bulu leher, bahu, punggung, dan bagian belakang paha harus satu warna.
2. Warna bulu bagian bawah leher dan dada hanya satu warna dan berwarna hitam.
3. Warna bulu ekor hanya satu/dua warna dan berwarna hitam campuran putih.



Karakter Tulang Terbaik Ayam Bangkok 
Bagi penghobby tulen dan Petarung kalangan selalu mempertimbangkan aspek pendukung dan menjadi tolak ukur dalam menyeleksi kwalitas AyamTarungnya. Salah satu hal penting yang harus dan paling diperhatikan adalah karakter dan kerapatan tulang yang dimiliki oleh seekor Ayam Bangkok. Beberapa patokan yang sering digunakan untuk menandai kerapatan tulang adalah pada bagian :

1. Tulang Sambungan kepala dan leher lebih baik tidak menonjol.
2. Ruas tulang leher makin rapat semakin baik.
3. Celah sambungan leher dan bahu makin rapat semakin baik.
4. Tulang sayap dalam makin tebal semakin baik.
5. Tulang pinggul makin bulat (tidak bidang) semakin baik.
6. Tulang Wajah tidak kasar semakin baik.
7. Tulang dada makin lebar semakin baik (bukan meruncing).
8. Jarak tulang dada belakang dengan supit makin dekat semakin baik.
9. Tulang Supit makin rapat semakin baik (boleh longgar asal tebal dan kaku).


Read More »