0 Ayam kampung indonesia

00:35 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]
Ayam kampung mempunyai banyak varietas dan spesies, beberapa di antaranya yang penting yaitu : 


1. Ayam Kedu

Ayam kedu merupakan ayam lokal yang berkembang di Kabupaten Magelang dan Temanggung atau eks. Kersidenan Kedu (Jawa Tengah). Berdasarkan penampilan warnanya, ayam kedu dapat dibedakan menjadi empat jenis sebagai berikut .
a. Ayam Kedu Hitam
Ayam kedu hitam mempunyai penampilan fisik hampir hitam semua, tetapi kalau diamati secara teliti warnanya tidak terlalu hitam . Penampilan kulit pantat dan jengger masih mengandung warna kemerah-merahan . Bobot ayam kedu hitam jantan dewasa antara 2 kg–2,5 kg, sedangkan yang betinanya hanya 1,5 kg . Ayam ini sering disamakan dengan ayam cemani karena tampak serba hitam [6].
b. Ayam Kedu Cemani
Ayam kedu cemani memiliki penampilan sosok tubuh hitam mulus, termasuk paruh, kuku, telapak kaki, lidah, telak (langit-langit mulut), bahkan daging dan tulangnyajuga hitam [6]. Sosok tubuh ayam kedu jantan dewasa tinggi besar dan bobotnya antara 3 kg-3,5 kg, sedangkan yang betina dewasa berbobot antara 2 kg-2,5 kg .
c. Ayam Kedu Putih
Ayam kedu putih ditandai dengan warna bulu putih mulus, jengger dan kulit mukanya berwarna merah, sedangkan kakinya berwarna putih atau kekuning-kuningan Jenggernya tegak berbentuk wilah  Bobot ayam jantan kedu putih dewasa mencapai 2,5 kg . Sedangkan bobot ayam kedu putih betina 1,2 kg–1,5 kg .
d. Ayam Kedu Merah
Ayam kedu merah ditandai dengan warna bulu hitam mulus, tetapi kulit muka dan jengger berwarna merah, sedangkan kulit badannya berwarna putih . Sosok tubuh ayam kedu merah tinggi besar dengan bobot ayam jantan dewasa 3 kg-3,5 kg, Sedangkan bobot ayam betina 2 kg-2,5 kg .

2. Ayam Nunukan

Ayam nunukan disebut juga ayam Tawao. Ayam ini merupakan ayam lokal yang berkembang di Pulau TarakanKalimantan Timur. Ayam nunukan diperkirakan berasal dari Cina . Karakteristik ayam nunukan adalah warna bulunya merah cerah atau merah kekuning-kuningan, bulu sayap dan ekor tidak berkembang sempurna . Sementara paruh dan kakinya berwarna kuning atau putih kekuning-kuningan dengan jengger dan pial berwarna merah cerah. Jenggernya berbentuk wilah dan bergerigi delapan .
Stadium anak ayam sampai umur 45 hari cenderung berbulu kapas . Berat badan ayam nunukan jantan dewasa 3,4 kg–4,2 kg, sedangkan yang betina 1,6 kg–1,9 kg .

3. Ayam Pelung

Ayam pelung merupakan ayam lokal yang berkembang di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi (Jawa Barat)[6]. Ayam pelung memiliki sosok tubuh besar dan tegap,temboloknya tampak menonjol . Kakinya panjang, kuat, dan pahanya berdaging tebal . Ayam pelung jantan memiliki Jengger berbentuk wilah yang besar, tegak, bergerigi nyata dan berwarna merah cerah . Ayam pelung betina mempunyai jengger, tetapi jengger terseebut tidak berkembang dengan baik . Ayam pelung jantan dewasa mempunyai bobot badan berkisar antara 3,5 Kg – 5,5 Kg, sedangkan yang betina 2,5 Kg – 3,5 Kg

4. Ayam Sumatra


Ayam belenggek berasal dari Sumatera Barat, tepatnya dipedalaman Kabupaten Solok
 Ayam ini pandai berkokok dengan suara yang merdu dan iramanya bersusun-susun, panjang sampai terdiri atas 6-12 suku kata. Semakin panjang suku katanya, semakin panjang kokoknya .5. Ayam Belenggek

6. Ayam Gaok

Ayam gaok bersal dari madura dan Pulau PuteranKabupaten Sumenep  Keistimewaan ayam gaok yaitu kokoknya memiliki suara panjang yang hampir sama dengan ayam pelung yang terdapat di Cianjur (Jawa Barat). Ayam Gaok jantan dewasa memiliki bobot badan mencapai 4 Kg, sedangkan yang betina 2 - 2,5 Kg. Ayam Gaok jantan memiliki tampilan tubuh besar, tegap dan gagah . Jenggernya besar berbentuk wilah dan berwarna merah, dengan pial yang besar dan warnanya merah  Kakinya berwarna kuning  Bulunya didominasi oleh warna kuning kehijau-hijauan (wido), namun ada juga yang berwarna lain, seperti merah dan hitam 

Sebagai sumber pangan

Ayam kampung disukai orang karena dagingnya yang kenyal dan "berisi", tidak lembek dan tidak berlemak sebagaimana ayam ras Berbagai masakan Indonesiabanyak yang tetap menggunakan ayam kampung karena dagingnya tahan pengolahan (tidak hancur dalam pengolahan). Selain itu daging ayam kampung memiliki keunggulan dibandingkan daging ayam broiler, karena kandungan nutrisi yang lebih tinggi  . Bagian Daging dada ayam ini termasuk makanan utama atlet binaraga  . Dagingnya mengandung 19 jenis protein dan asam amino yang tinggi . Kadar lemaknya juga relatif lebih rendah bila dibandingkan daging pada bagian pahanya Ayam kampung dipelihara oleh masyarakat terutama sebagai sumber protein hewani baik berupa telur maupun daging, di samping kotorannyajuga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman maupun pakan ikan.Sebagai sumber protein hewani telur dan daging mengadung asam amino esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Oleh karena itu, agar ayam kampung dapat berproduksi dengan baik salah satunya harus diberikan pakan yang cukup.  Ayam kampung memerlukan komposisi nutrisi yang tepat, termasuk jika menginginkan ayam kampung yang memiliki tingkat produksi telur yang tinggiBerat telur ayam kampung berkisar antara 26,27-55,4 gr dengan rataan 45,46. 

Pemeliharaan

Ada dua cara memelihara ayam kampung, yaitu dipelihara dengan dilepas bebas atau istilahnya diliarkan dan yang kedua dibudidayakan.  Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Diliarkan

Cara pemeliharaan ini pada umumnya dilakukan oleh masyarakat pedesaan, cara ini disebut sebagai cara tradisional. yaitu dilepas bebas berkeliaran di kebun-kebun sekitar rumah 

Keunggulan

Ayam kampung yang dilepas bebas biasanya mempunyai tingkat kekebalan yang tinggi dan menghemat biaya makanan [3] Umumnya ayam cukup diberi makan pagi hari saat akan dilepas berupa sisa-sisa makanan dan tambahan bekatul secukupnya Selebihnya ayam dianggap dapat mencari makan sendiri disekitar rumah 

Kelemahan

Kelemahannya di antaranya yaitu ayam lambat untuk berkembang lebih banyak, karena tingkat kematian pada anak ayam relatif lebih tinggi . Waktu mengasuh terlalu lama yang berarti mengurangi produktifitas. Kendali akan keberadaan ayam kurang, sehingga kemungkinan dimangsa predator maupun hilang lebih tinggi. Cara pemeliharan ini kurang produktif 

Dikandangkan

Semula hewan yang kini dipelihara hidup bebas di alam, di hutan, di pegunungan dan lautan lepas.[Jumlah hewan-hewan ini beraneka ragam, dan sifat-sifat kehidupannya pun bermacam-macam  Jumlah yang banyak dan beragam itu tidak seimbang dengan jumlah manusia yang masih sedikit dan hidup di gua-gua terpencil untuk melindungi diri dari serangan binatang buas . Kebutuhan untuk hidup mendorong manusia memanfaatkan tanaman dan binatang yang dapat ditangkap atau dibunuhnya . Dari kegiatan itulah manusia mengalami proses belajar untuk mengenal hewan yang enak dimakan dan mudah ditangkap atau dibunuh . Perbendaharaan manusia akan hewan konsumsi mulai bertambah . Di antara hewan yang digemari, adalah hewan-hewan kecil yang mudah ditangkap atau dibunuh . Proses terus berkembang dan kegemaran akan hewan-hewan konsumsi mulai meningkat pada usaha untuk dengan mudah memperoleh tanpa harus mencari-cari di hutan. Inilah penyebab timbulnya keinginan untuk memelihara hewan dengan cara dikandangkan . Cara pemeliharan ini kurang produktif .
Kandang adalah tempat tinggal hewan yang dipelihara, salah satunya ayam, tempat berlindung dari terik matahari dan hujan, tempat mendapat pakan dan minum, mendapat jaminan kesehatan dan aman dari gangguan hewan pemangsa lainnya serta orang-orang jahat . Oleh karena itu kandang sangat berperan penting dalam pemeliharaan ayam kampung .

Keunggulan

Ayam yang dikandangkan lebih mudah dikontrol keberadaannya, dapat mempercepat populasinya dengan cara setiap ayam yang bertelur diambil dan dikumpulkan untuk ditetaskan secara bersama dalam satu indukan atau mesin penetas . Anak ayam tidak harus mengikuti induknya . Namun dapat dipisah dan ditempatkan dengan pemberian panas cahaya listrik (untuk penghangat) dan makanan yang sesuai .

Kelemahan

Apabila kondisi kandang tidak diperhatikan dan tidak sesuai syarat, maka kondisi hewan peliharaan jstru akan memburuk, hal ini disebabkan kondisi yang telah membuat hewan ternak memiliki ketergantungan terhadap pemeliharanya, sehingga memerlukan perhatian yang lebih dibandingkan dengan cara diliarkan [12]. Oleh karena itu kondisi kandang merupakan hal yang sangat penting dalam cara pemeliharaan ini, misalnya pada saat pembuatan kandang harus diperhatikan beberapa faktor, di antaranya yaitu masalah biologis ayam yang akan menempatinya, teknik pembuatan kandang yang berhubungan langsung dengan masalah bentuk dan kualitas bahan, serta masalah iklimsuhu, pergerakan angin dan pengaturan udara yang berhubungan langsung dengan temperatur dan kelembaban kandang serta ventilasi udara 
Read More »

0 MEMILIH AYAM JALU DENGAN AYAM PUKUL

20:55 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]
MEMILIH AYAM JALU DENGAN AYAM PUKUL

Ayam Jalu atau biasa yang disebut Ayam taji merupakan ayam yang mempunyai sebilah senjata berada pada kaki tepat diatas jari ayam tersebut, ayam jalu/taji tidak begitu berbeda dengan ayam petarung lainnya. Ada yang sering disebut ayam pukul jalu atau taji dengan ketentuan pada saat ayam tersebut medal (mukul) memukul lawan dengan keras menggunakan senjatanya itu (jalu/taji). jadi, tepat mengenai sasaran dengan jalu atau taji yang dimilikinya. memilih ayam jalu sama halnya dengan memilih ayam petarung seperti pada umumnya, hanya saja mempunyai beberapa kriteria seperti:


Sisik yang rapih, kering dan mempunyai baris 3 lebih diutamakan dalam memilih ayam jalu atau taji, ini menandakan pukulan yang keras. Jalu berwarna hitam tidak putih (jarang), besar kecil atau panjang ideal saja karena relatif, tergantung pada struktur dan bobot ayam tersebut. Berada dekat dengan jari samping dan searah dengan jari tersebut menandakan sering menggunakan senjatanya dalam menghabisi lawan (musuh). selebihnya tinggal menentukan struktur fisik (tulangan, wajah, jengger, kepala belah pinang, bulu disekitar wajah jangan ngadeg/berdiri menandakan ayam yang kurang berani). Agar lebih memuaskan dalam memelihara ayam bangkok untuk aduan.


Sedangkan Ayam bangkok yang tidak memiliki jalu atau taji, hanya berupa benjolan pada bagian jalu atau taji yang biasa disebut ayam bangkok burus (tidak berjalu atau taji) versi jawa. Ayam ini biasanya disebut juga dengan ayam pukul, sebenarnya tidak begitu berbeda hanya yang membedakan ayam yang memukul pakai parang dengan ayam yang memukul pakai kepalan. begitu saja, tetapi yang memakai parang tentu ada yang mahir juga ada yang tidak, nah kriteria yang mahir seperti penjelasan diatas, mudah-mudahan. 

Sedangkan ayam pukul dengan kepalan tentu mempunyai dasar karena sudah menjadi adat kebiasaan maka ayam tipe seperti ini relatif mempunyai ketepatan dalam memukul dan menjatuhkan lawan. tergantung pola tipe ayam dan struktur fisik. Untuk pakan ayam jalu biasanya agar mempunyai tenaga yang ekstra diberikan gabah merah atau gabah biasa dengan dicampur beras merah sedikit. jangan memberi pakan beras merah terlalu banyak, malah gabahnya yang harus dibanyakin antara 3:1 gabahnya 3kg beras merahnya 1kg.


Ayam pukul dan ayam jalu sama saja pada tahap pelatihan dan pemeliharaan untuk menyiapkannya dalam pertarungan, tidak harus menunggu 9, 10, 11 bulan, tetapi pada kesiapan dan pemeliharaan (teknik masing-masing dalam memelihara juga menentukan). pada saat siap untuk bertarung ayam pukul juga ayam jalu biasanya memilih musuh dengan cara tandingan (seumur, satu postur, dll). jadi, tidak akan khawatir mengalami kekalahan.


Read More »

0 Tips Memilih Ayam Aduan yang bagus melalui warna paruh dan sisik

23:55 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]


Memilih seekor ayam aduan yang bagus disamping mempunyai ciri-ciri yang umum, alangkah baiknya anda  harus memperhatikan warna paruh dan warna kaki. warna paruh dan warna kaki yang tak seimbang akan
mempengaruhi frekuensi pukulan dari ayam itu sendiri. warna paruh dan warna kaki yang seimbang adalah jika warna sisik kaki kuning dan hitam atau bertotol hitam maka paruhnya harus juga berwarna kuning dan mempunyai warna hitam yang sama berat antara sebelah kiri dengan sebelah kanan.
Disamping itu, ayam juga mempunyai garis diatas paruhnya mulai dari ujung paruh sampai ke pangkal hidungnya. biasanya garis diatas paruh berwarna hitam atau berwarna merah saga sesuai dengan warna kakinya. karena ayam seperti ini sangat bagus mengontrol pukulannya. ayam jenis ini mempunyai kelebihan disamping bisa mengontrol pukulan, dimanapun paruh lengket maka ayam akan langsung melakukan pukulan dan mempunyai frekuensi pukulan yang tinggi sehingga dengan cepat dapat merobohkan lawan.
Ciri lain yang harus diperhatikan adalah :
Jika jari kaki ayam yang paling belakang pendek bararti ayam dapat melakukan pukulan tanpa harus mematuk dulu. dan biasanya tidak mendorong lawan waktu berkelahi. jika jari kaki ayam yang paling belakang panjang berarti ayam mematuk dulu baru melakukan pukulan dan ayam seperti ini memiliki pukulan yang lebih keras dari pada ayam yang memiliki jari kaki belakang pendek. dan biasanya ayam seperti ini lebih suka mendorong lawan waktu berkelahi.
Di dalam arena aduan, ayam yang memiliki pukulan bagus atau ayam tersebut mempunyai kelebihan dari lawannya seringkali kalah disebabkan merosotnya stamina ayam dan pendeknya nafas ayam aduan tersebut. disamping dilakukan penjemuran untuk memperpanjang nafas ayam bisa dibantu dengan pemberian telor penyu/kurakura. telor penyu selain dapat memperpanjang nafas ayam juga bisa untuk memperkuat daya tahan ayam atau stamina ayam. pemberian telor penyu 2 hari sebelum ayam terjun ke arena aduan cukup diberikan satu butir telor penyu. usahakan untuk ayam yang bertarung jangan berasal dari induk betina yang sama, karena salah satu dari ayam akan terkena bisa dari pukulan saudaranya sehingga akan membuat ayam menjadi cacat.
 
Sumber : facebook.com/ papaji
Read More »

0 Memperpanjang Nafas Ayam Aduan

23:46 Under From Jumari Silverius
[0 Comment]

Memperpanjang Nafas Ayam Aduan

Nafas ayam aduan merupakan kunci kemenangan dan kekalahan seekor ayam yang sedang bertarung. Karena sebaik-baiknya seekor ayam aduan jika mempunyai nafas yang jelek maka akan mengalami kekalahan apabila seekor ayam aduan tersebut berhadapan dengan ayam yang mempunyai nafas yang baik. Kali ini saya akan memberikan pengalaman tentang Cara Memperpanjang Nafas Ayam Aduan Supaya Menang dalam Pertarungan. Memperpanjang nafas ayam aduan merupakan persiapan kita sebelum pergi kekalangan. Adapun Cara Memperpanjang Nafas Ayam Aduan Supaya Menang dalam Pertarungan adalah sebagai berikut:
Langkah yang pertama kita harus merawat ayam terlebih dahulu sebaik mungkin dengan cara mulai dari kita memberi makanan, Mememandikan ayam sampai persiapan ayam dalam pertarungan. Dalam memberi makanan janganlah sesekali kita memberi makanan yang sudah basi. Karena jika ayam kita diberi makanan yang sudah basi tersebut maka ayam kita akan menjadi lemas. Bagai mana tentang makanan ayam aduan yang baik? Adapun tentang makanan ayam aduan yang baik bisa anda baca pada postingan saya sebelumnya.
langkah yang kedua tentang Cara Memperpanjang Nafas Ayam Aduan Supaya Menang dalam Pertarungan adalah hendaknya kita harus rajin memandikan dan menjemur ayam aduan tersebut dengan tujuan memperlancar peredaran darah ayam tersebut. Selain memperlancar peredaran darah tersebut dalam praktek penjemuran ayam tersebut juga bertujuan menghilangkan lemak dalam tubuh ayam aduan tersebut karena seekor ayam aduan jika dalam tubuhnya terlalu kebanyakan lemak juga bisa mengakibatkan ayam menjadi ngos-ngosan atau kobong dalam bahasa jawanya. Namun jita rutin dalam melakukan penjemuran , maka secara berangsur-angsur ayam kita akan mempunyai nafas yang lebih panjang. Minimal ayam sebelum di adu/diabar sudah pernah dijemur kurang lebih 2bulan. Dibawah ini contoh video memperpanjang nafas ayam aduan.
Langkah yang ketiga tentang Cara Memperpanjang Nafas Ayam Aduan Supaya Menang dalam Pertarungan ialah setelah kita rutin menjemur dan memandikan ayam aduan tersebut, ayam perlu di taruh dalam kurungan yang lebih luas antara 2x4m. Karena ayam dalam kurungan yang luasnya seperti tadi bisa dengan leluasa menggebrakkan sayap dan bebas dalam bergerak selain itu kita hendaknya dalam seminggu sekali rajin menggebrak ayam kurang lebih 5-10 menit tiapkali gebrakan dengan tujuan membentuk otot baru.
Setelan menyelesaikan ketiga cara tersebut diatas baru kita coba ayam aduan tersebut dengan diabar dalam satu airan namun dalam waktu 20-25menit. Sudah bisa dipastikan ayam kita akan mampu bertarung dalam waktu tersebut. Namun bagaimana jika ayam kita tidak mampu bertarung dalam waktu tersebut? Berarti ayam yang kita rawat tersebut masih berusia dibawah 10 bulan. Karena ayam yang terlalu muda tidak akan mempunyai nafas yang bagus dalam pertarungan. Pada kesimpulannya untuk memenagkan sebuah pertarungan seekor ayam aduan yang bagus harus mempunyai teknik pukul dan daya tahan tubuh kuat.
Read More »